Breaking News:

Gemakan Tagar #PrayFromHome, Menag Ajak Masyarakat Ikhtiar Batin Agar Pandemi Segera Berakhir

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menggemakan tagar #PrayFromHome serta mengajak seluruh umat beragama Indonesia untuk memanjatkan doa bersama.

Humas Kemenag
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah pusat telah mengetuk palu penerapan kebijakan PPKM Darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021 pada 121 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Bali. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan lonjakan angka kasus Covid-19 yang belakangan ini terus meningkat.

Di momen PPKM Darurat ini, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menggemakan tagar #PrayFromHome serta mengajak seluruh umat beragama Indonesia untuk memanjatkan doa bersama dari rumah masing-masing.

Menag mengungkapkan, upaya ini menjadi bentuk ikhtiar batin untuk “mengetuk pintu langit” agar pandemi ini dapat segera berakhir. 

“Ikhtiar dlohir sudah dan akan terus dilakukan Pemerintah. Bukan hanya itu, ikhtiar batin juga terus dilangitkan. Semoga pandemi lekas sirna. Ayo kita semua #PrayFromHome,” tulis Menag melalui cuitan akun twitternya, Rabu (7/7/2021).

Dalam cuitan terbarunya, Menag Yaqut pun mengungkapkan, “Tidak ada yang mustahil dari sekecil apapun ikhtiar dhohir yang kita lakukan jika dilandasi doa dan iman kepada Sang Pencipta.”

Menjadi salah satu tagar yang trending di beberapa platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan juga Twitter, seluruh lapisan masyarakat pun ramai untuk ikut serta menggunakan tagar #PrayFromHome.

Seperti Koordinator GusDurian Alissa Wahid yang melalui akun twitternya turut menggemakan tagar #PrayFromHome pada cuitannya. Ia mengingatkan masyarakat untuk jangan hanya jadi shaleh/shalehah (baik) dengan beribadah saja tetapi mengabaikan wabah.

“Jangan memandang orang salih itu yang ibadahnya di masjid, mengabaikan wabah. Jadilah Muslih/Muslihah, orang yang membawa kebaikan. Beribadahlah di rumah, karena ingin #salingjaga sesama warga. #PrayFromHome,” tulisnya.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai psikolog keluarga ini pun mengajak masyarakat untuk bersama memanjatkan doa dan “mengetuk pintu Tuhan” agar bisa bersama-sama menghadapi hari yang berat terlebih ditengah kondisi pandemi yang saat ini terjadi.

“Doakan kita sebangsa diberi kejernihan hati untuk hadapi hari2 berat ini. Diberi kekuatan melampaui ini semua. Diberi kemudahan dari arah yang tidak disangka2. Pray. Pray with all of your heart. #PrayFromHome,” cuitnya.

Selain itu, grup band Slank pun juga ikut meramaikan tagar #PrayFromHome ini sekaligus mengadakan kegiatan doa bersama yang diadakan dalam rangka memperingati Slankers Day 2021.

Bertajuk “Doa Bareng Slank & Slankers - Doa Lintas Iman untuk Indonesia Sehat”, kegiatan ini sukses diselenggarakan secara virtual pada Rabu (7/7/2021) yang juga didukung oleh Makara Art Center Universitas Indonesia.

Admin: Sponsored Content
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved