Sabtu, 30 Agustus 2025

Lestari Moerdijat Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kolaborasi antarkementerian dan lembaga harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatkan kualitas layanan pendidikan di tanah air.

Editor: Content Writer
Istimewa
TINGKATKAN LAYANAN PENDIDIKAN - Wakil Ketua MPR RI menyambut baik DTSEN dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (20/02/2025). Menurutnya, kolaborasi antarkementerian dan lembaga harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatkan kualitas layanan pendidikan di tanah air.  

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menekankan kolaborasi antarkementerian dan lembaga harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatkan kualitas layanan pendidikan di tanah air. 

"Berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar harus mendapat dukungan semua pihak, demi mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik bagi setiap anak bangsa," ucap Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/02/2025). 

Baca juga: Lestari Moerdijat: Danantara diharapkan Jadi Katalisator Masuknya Investasi

Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama tiga kementerian/lembaga lain seperti Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas), dan Badan Pusat Statistik (BPS) tengah merumuskan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN) untuk menjadi acuan pemberian insentif guru non-ASN.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut rencana pemerintah untuk memberikan bantuan insentif kepada guru non-ASN yang belum tersertifikasi. 

Menurut Lestari, kebijakan menggunakan data tunggal sebagai dasar penyaluran insentif bagi guru non-ASN merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program pemerintah itu. 

Baca juga: Soal Fenomena Kabur Aja Dulu, Lestari Moerdijat: Sikapi dengan Langkah-langkah Positif

Lestari yang akrab disapa Rerie ini mendorong langkah sosialisasi masif terkait sejumlah kriteria yang dipakai dalam penyusunan data tunggal calon penerima insentif tersebut agar pada saat data tunggal tersebut dipakai sebagai dasar penyaluran insentif dapat diterima semua pihak. 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga berharap program penyaluran insentif bagi guru non-ASN tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar bagi setiap anak bangsa.(*)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan