Senin, 20 April 2026

Wamenaker Minta Lulusan STIAMI Kuasai Green Skilss dan Teknologi Digital

Wamenaker Afriansyah Noor mengajak para lulusan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI untuk menyiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja.

Editor: Content Writer
Dok. Kemnaker
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat Wisuda STIAMI ke-48 di Sasana Kriya, TMII Jakarta, Kamis (25/9/2025), Ia menegaskan bahwa keterampilan vokasi, soft skills, dan integritas merupakan bekal utama untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di masa depan. 

TRIBUNNEWS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak para lulusan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI untuk menyiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya pada Wisuda STIAMI ke-48 di Sasana Kriya, TMII Jakarta, Kamis (25/9/2025), Afriansyah menegaskan bahwa keterampilan vokasi, soft skills, dan integritas merupakan bekal utama untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di masa depan.

“Perubahan bukan pilihan, melainkan keharusan. Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud jika generasi muda membekali diri dengan keterampilan relevan, semangat adaptasi, dan integritas yang kuat,” ujarnya.

Afriansyah menjelaskan, percepatan digitalisasi dan transisi menuju ekonomi hijau menuntut penguasaan keterampilan teknis di bidang teknologi digital, kemampuan sosial seperti komunikasi dan kepemimpinan, serta kemampuan kognitif berupa kreativitas dan pembelajaran sepanjang hayat.

Menurutnya, keunggulan akademik perlu dilengkapi dengan karakter, integritas, dan penguasaan bahasa asing. “Keterampilan bahasa, terutama bahasa Inggris, menjadi pintu untuk membuka peluang yang lebih luas di pasar kerja global,” tambahnya.

Baca juga: Menaker Yassierli Dorong Serikat Pekerja Terlibat dalam Reformasi Sertifikasi K3

Ia juga berpesan agar para wisudawan STIAMI menjadi generasi berdaya saing, unggul, dan berakhlak mulia.

“Hari ini Anda resmi menyandang gelar akademik, namun perjalanan baru saja dimulai. Tantangan global sangat dinamis, dibutuhkan skill generasi muda untuk bisa adaptif sehingga kompetitif di dunia kerja baik secara nasional maupun global," ucapnya lagi.

"Para wisudawan merupakan generasi penerus bangsa dan menjadi asset utama dalam melanjutkan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadilah anda sebagai generasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan negara,” tutup Afriansyah.

Baca juga: Menaker Buka Naker Fest Jakarta 2024, Sediakan 34.264 Ribu Lowongan Pekerjaan

Baca juga: Menaker Yassierli: BPVP Banda Aceh Punya Peran Strategis Siapkan Tenaga Kerja Unggul

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved