Breaking News:

Setelah Dievaluasi, Kartu Prakerja Segera Berjalan Bulan Agustus 2020

Menurut Airlangga, pemerintah tengah memperbaiki proses pendaftaran kartu prakerja sehingga bisa menerima pelatihan secara offline.

Istimewa
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. 

TRIBUNNEWS.COM - Program Kartu Prakerja saat ini sudah berproses sangat cepat. Dalam beberapa minggu diluncurkan yang mendaftar sudah mencapai 10,4 juta orang. Sementara yang sudah menikmati manfaat sekitar 486 ribu orang. Namun dalam beberapa pekan terakhir, dihentikan untuk dievaluasi.

“Prakerja dievaluasi karena speed digital itu ternyata tidak sama dengan kecepatan pembelajaran luring (luar jaringan). Selain itu regulasi untuk pelatihan online perlu juga disosialisasikan secara lebih baik,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam webinar nasional “Strategi Pemerintah Hadapi Ancaman Gelombang Kedua Corona”, Jumat (10/07/2020).

Sementara akibat pandemi ini sendiri di banyak daerah terdapat pula para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan yang sebenarnya statusnya masih berproses.

“Kalau kita chek mana yang dirumahkan dan mana yang di-PHK, maka dampaknya tidak instant, karena PHK di Indonesia itu memakan proses waktu, sementara yang dirumahkan itu statusnya stand by untuk tidak digaji,” ucap Airlangga Hartarto.

Saat ini, menurut Airlangga, pemerintah tengah memperbaiki proses pendaftaran kartu prakerja sehingga bisa menerima pelatihan secara offline.

“Pelatihan offline ini nanti dipersiapkan oleh Kementerian Tenaga kerja, dan yang sudah terverifikasi saat ini adalah 1,7 juta orang, yang sebagian pendidikan mereka adalah SMP, oleh karena itu di[pilih pembelajaran secara offline,” ungkap Airlangga.

Pelatihan ini diharapkan berjalan pada minggu ke-3 dan ke-4 bulan Agustus 2020. Hal ini akan bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 sehingga bisa dilakukan pelatihan yang aman sesuai protokol kesehatan.

Sementara untuk online sendiri akan dipersiapkan untuk 500 ribu orang yang termasuk dalam program keempat. Sementara yang sudah diseleksi sendiri saat ini terdapat 5 juta orang.

“Presiden sudah menerbitkan Perpres baru terkait Kartu Prakerja,” tambah Airlangga.

Menurut Prof. Firmanzah, dalam kesempatan sama menyatakan jika dalam program Kartu Prakerja ini, Menko Airlangga Hartarto telah mengambil peran dan leadership yang sangat baik.

“Terutama dalam persiapan dan implementasi dari kartu prakerja ini. Apalagi niat dan visi awal terkait kartu prakerja ini adalah hal positif dan perlu kita apresiasi bersama,” kata Firmanzah.

Firmanzah juga menyatakan ada pula usulan perbaikan dari masyarakat yang juga perlu diperhatikan.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved