Pemprov DKI Ajak Masyarakat Kolaborasi Atasi Masalah Sampah

Sampah Sampah menjadi salah satu masalah yang terus dibenahi Pemprov DKI Jakarta, beragam upaya dilakukan guna menekan produksi sampah harian warga.

Editor: Content Writer
Dok. Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tengah menuang botol berisi minyak jelantah ke sebuah jeriken. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sampah menjadi salah satu masalah yang terus dibenahi Pemprov DKI Jakarta. Beragam upaya dilakukan guna menekan produksi sampah harian warga Ibu Kota. 

Masyarakat pun turut dilibatkan dalam pengelolaan sampah lewat program Jakarta Sadar Sampah yang menerapkan kurangi, pilah, dan olah sampah. Untuk sampah organik, pengelolaan sampah dilakukan dengan metode kompos dan biokonservasi BSF (Black Soldier Fly) atau maggot. 

“Untuk BSF, sudah diberikan 66 paket rumah maggot kepada masyarakat di lima Kota Administrasi dan satu Kabupaten di Ibu Kota,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2022). 

Untuk tahun depan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menargetkan memberikan 84 paket rumah maggot kepada masyarakat di lima Kota Administrasi.

Pemprov DKI pun membuka kesempatan kepada komunitas atau penggiat maggot individu untuk turut berkolaborasi dalam menangani sampah organik di pasar. 

“Ke depan juga akan dibentuk badan usaha berupa koperasi untuk menunjang sisi bisnis pengelolaan sampah dengan metode BSF atau maggot,” ujarnya.

Untuk pengelolaan sampah anorganik, Pemprov DKI Jakarta sudah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2021 tentang Bank Sampah.

Aturan ini mengatur tentang sampah anorganik yang akan dikumpulkan di bank sampah unit terdekat (RW, kantor, sekolah, atau fasilitas sosial lainnya).

Pemprov DKI Jakarta pun ke depan mendorong agar Bank Sampah Induk bisa berbadan hukum, baik itu berupa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perseroan Terbatas (PT), koperasi, maupun yayasan.

“Kami juga membuka kesempatan pelibatan bank sampah di sekitar pasar dalam menangani sampah anorganik pasar. Pemprov DKI membuka peluang kolaborasi kepada seluruh stakeholder untuk membantu pengelolaan sampah di RW atau bank sampah,” tuturnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved