Breaking News:
Depkop

Pilkada Serentak 2020

Kominfo Gandeng Content Creator Bikin Konten Kreatif Terkait Pilkada 2020

Langkah ini guna membangkitkan semangat persiapan Pemilihan Serentak (Pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19.

HO/Istimewa
Diskusi Temu Netizen Teras Negeri di Jakarta, Kamis (15/10/2020). 

Reynas Abdila/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan content creator untuk memproduksi konten-konten kreatif terkait diseminasi informasi Pilkada 2020.

Langkah ini guna membangkitkan semangat persiapan Pemilihan Serentak (Pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan HAM Kominfo, Bambang Gunawan mengatakan, terdapat kekhawatiran menurunnya partisipasi masyarakat yang datang ke TPS pada 9 Desember 2020 nanti karena takut terpapar Covid-19.

Baca juga: KPU Pastikan Tak Ada Lagi Pasangan Calon Positif Covid-19 dalam Pilkada Serentak 2020

Karena itu, pihaknya mendorong para content creator membuat konten-konten kreatif untuk sosialisasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya Pilkada 2020, khususnya bagi pemilih muda yang secara demografis paling banyak. 

“Kita tidak perlu khawatir karena KPU sudah menjamin sesuai dengan protokol kesehatan. Ada jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan lain-lain. Kita perlu juga mengajak partisipasi masyarakat terutama anak-anak muda. Gimana nanti calon-calon pemilih ini tertarik. Makanya kita libatkan content creator untuk membuat video, infografis, poster. Kita libatkan mereka semua, kita libatkan juri-juri yang kompeten,” ujar Bambang dalam acara Temu Netizen Teras Negeri, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Mekanisme Jika Paslon Kalah Lawan Kotak Kosong, Berikut 25 Calon Tunggal di Pilkada Serentak 2020

Menurutnya hal ini turut mendukung KPU yang menargetkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Serentak 2020 sebesar 77 persen bisa tercapai.

“Porsi yang kita berikan adalah bagaimana content creator ini bisa menarik orang, generasi milenal berpartisipasi datang ke TPS. Kita pancing agar mereka bikin konten-konten yang menarik,” ujar Bambang.

Koordinator Informasi Komunikasi Hankam Kominfo, Dikdik Sadaka menambahkan, produksi konten kreatif sangat besar dampaknya, untuk itu diperlukan konten yang mudah dipahami dan dimengerti masyarakat.

“Konten kreatif membutuhkan peran content creator, bagaimana mengeluarkan ide-ide, gagasan-gagasan dari paslon-paslon yang informatif dan mudah ditangkap masyarakat. Bagaimana kita menggunakan medsos untuk kebaikan kita, untuk menyukseskan Pemilihan 2020,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Digital Content Creator Manager Poligrabs Indraswari Agnes memaparkan demografis Pemilih muda di Indonesia berkisar di usia 19-34 tahun.

Indonesia merupakan negara terbesar ke-3 dalam hal penggunaan media sosial.

“Content creator itu sangat dibutuhkan karena pemilih  lebih banyak di generasi muda, di usia produktif. Kita melihat content creator sangat penting untuk mengemas semua informasi Pemilihan 2020 melalui media sosial, lewat poster, infografis, video dan lain-lain,” ujarnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved