Begini Cara Melindungi Anak Ketika Online

Mengenalkan anak dengan dunia online sah-sah saja. Tetapi sebagai orangtua, kita harus melindunginya.

Begini Cara Melindungi Anak Ketika Online
NET

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM - Mengenalkan anak dengan dunia online sah-sah saja. Tetapi sebagai orangtua, kita harus melindunginya.

Menurut riset dari organisasi non profit dari Inggris, getsafeonline.org mengungkapkan 56 persen orang Inggris menjadi target oleh penjahat online dan rata-rata telah mengakibatkan kerugian 247 poundsterling per orang. Bahkan 40 persen dari mereka mengakui bahwa mereka benar-benar perlu tahu lebih banyak tentang online dengan aman.

Untuk melindungi diri dan keluarga ketika berselancar di dunia maya, kita harus melakukan proteksi gadget atau akun kita dan keluarga. Agar keluarga kita tak menjadi sasaran kejahatan online coba ikuti lima langkah yang dikutip Tribunnews.com dari  Female First

1. Password untuk melindungi device
Aktifkan proteksi password dapat melindungi device kita. Baik ponsel, tablet, maupun personal komputer (PC). Dalam studi memaparkan bahwa setengah dari responden gagal menggunakan proteksi password di perangkat mobile dan dua dari lima responden tidak dapat mengakses internet di tablet.

2. Pilih password yang kuat
Dua dari lima orang yang disurvei harus mengubah password mereka, setelah serangan cyber, sehingga menghabiskan waktu dan uang untuk memilih password yang kuat pada tempat pertama. Sertakan huruf dan angka acak untuk mengubah password yang kuat.

3. Lindungi uang kita
Satu dari sepuluh orang telah menjadi korban penipuan kartu kredit online.  Jika kita membayar sesuatu secara online, periksa simbol padlock dalam bingkai browser. Juga, alamat web yang harus dimulai dengan 'https://'. Huruf 's' singkatan dari 'secure' (aman).

4. Aman dan sosial
Situs jejaring sosial adalah bagian utama dari kehidupan online, namun studi menunjukkan 12 persen orang telah profil media sosial mereka telah di-hack dan setengah dari mereka gagal menggunakan tingkat keamanan tertinggi di Facebook. Selalu menjaga profil pribadi dan memeriksa pengaturan keamanan, sehingga kita dapat mengontrol siapa melihat profil kita.

5. Segera hapus email yang tak dikenali
Banyak cara yang dilakukan penjahat, salah satunya mengirim email yang mengklaim bahwa Anda telah memenangkan hadiah atau bisa menjual sesuatu dengan harga murah.  Jika kita tidak tahu pengirim atau tawaran tawaran tersebut, harus segera hapus email itu. Bisa juga dilapoprkan ke getsafeonline.org atau lembaga yang menangani kejahatan online.

"Cybercrime adalah masalah serius, konsumen dan usaha kecil di Inggris banyak mengeluarkan waktu, uang dan ketidaknyamanan setiap tahun.  Mereka yang mengalami serangan cyber, 65 persen dan 75 persen masing-masing orang terus menggunakan laptop, tablet, dan smartphone dengan cara yang sama.  Namun, hanya dibutuhkan beberapa langkah kecil bagi kita untuk memecahkan kebiasaan dan membuat peningkatan besar dalam keamanan online. Pastikan tidak terjebak kejahatan pada tahun 2013," ujar Tony Neate, CEO Get Safe Online.

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved