Sabtu, 18 April 2026

Ke Manakah Kiblat Fashion Indonesia?

Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya berpenampilan menarik apalagi dengan semakin canggihnya teknologi

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri fashion Indonesia sedang bergeliat. Belakangan, banyak desainer muda berbakat bermunculan. Berbagai festival fashion dan fashion week juga sering digelar hampir tiap minggu. Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya berpenampilan menarik apalagi dengan semakin canggihnya teknologi yang membuka informasi soal fashion dunia.

Kenyataan ini menimbulkan sebuah pertanyaan: ke manakah fashion Indonesia harus berkiblat?

Tak bisa dimungkiri, selera konsumen dan gaya rancangan desainer Tanah Air masih dipengaruhi tren yang berlaku di empat kota fashion dunia yaitu New York, London, Milan dan Paris.

Namun Era Soekamto, desainer fashion yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), meyakini bahwa bukan tidak mungkin jika Indonesia suatu saat memiliki acuan tren fashion tersendiri atau bahkan menjadi pusat tren fashion dunia.

"Karena sejarah mengatakan demikian. Asia-lah yang sebenarnya menginspirasi dunia barat dulu, bukan sebaliknya," ujar Creative Director Iwan Tirta Private Collection itu saat ditemui Tribunnews.com usai jumpa pers Bazaar Fashion Festival Presents IPMI Trend Show 2014 belum lama ini di Gandaria City, Jakarta.

Alasannya itu berdasarkan pengetahuannya tentang sejarah penjelajahan bangsa Cina yang mengantarkan lahirnya Renaissance.

"Ini terjadi pada tahun 1421. Cina sendiri terinspirasi dari Majapahit. Sekitar 70 tahun kemudian Christopher Columbus menemukan Amerika. Columbus sendiri menggunakan peta yang dibuat oleh Cina dan Majapahit untuk menemukan benua Amerika," ujar desainer yang mengaku pecinta sejarah ini.

Sejarah inilah yang akan menjadi konsep koleksi terbaru Era untuk lini Era Soekamto Indonesia. Koleksi tersebut akan ditampilkan perdana di IPMI Trend Show 2014, awal Oktober mendatang.

"Saya rasa masyarakat sekarang juga sudah semakin cerdas dan rasional dalam hal berpakaian. Mereka mulai mengenal fashion negeri sendiri. Ada local content yang tidak didapatkan dari karya desainer luar," tutur Era.

Sumber: TribunJakarta
Tags
fashion
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved