Breaking News:

Kapan Sebaiknya Bayi Diajak Bepergian?

Sampai sekarang, masih terjadi perdebatan, kapan saatnya bayi diajak bepergian.

net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Sampai sekarang, masih terjadi perdebatan, kapan saatnya bayi diajak bepergian. Banyak dokter dan psikolog anak sepakat, bayi yang belum genap bulan alias bayi kecil jangan diajak pergi dulu.

Mengapa tidak disarankan bayi kecil diajak pergi, ada beberapa alasan yang dikemukakan:

1. Bayi masih rentan
 Perlu diingat, keadaan di luar rumah umumnya tidak "ramah" bagi bayi. Polusi dari asap rokok dan asap kendaraan serta kuman penyakit yang tersebar di mana-mana jelas tidak menguntungkannya. Ini disebabkan daya tahan tubuhnya masih sangat rendah, kekebalan tubuhnya pun belum terbentuk sempurna.

Lain lagi jika si kecil sudah berusia 6 bulan. Sebab di usia itu bayi sudah mendapat sejumlah imunisasi untuk daya tahan tubuhnya. Selain itu bayi usia ini sudah bisa melihat dan mengenal benda-benda di lingkungannya, di samping sudah bisa didudukkan, berlatih jalan, atau bicara.

2. Kerepotan memberi ASI
Bayangkan seandainya si ibu sedang berada di tengah keramaian dan bayinya menangis karena kelaparan. Mau langsung membuka baju dan menyusui rasanya pasti tidak nyaman. Sementara mencari tempat khusus pun, tidak semua tempat umum/mal menyediakan fasilitas ini. Padahal semakin ditunda pemberian ASI, si bayi akan makin rewel. Maka itu, bayi kecil jangan diajak pergi.

3. BAK dan BAB yang relatif sering
Di usia bawah 6 bulan,  frekuensi BAK dan BAB bayi masih relatif sering, sekitar 10-12 kali sehari. Bahkan BAB sampai 10 kali sehari masih dalam batas toleransi. Makin sering minum ASI, BAB-nya pun makin sering. Seandainya mengajak bayi bepergian selama 3 jam saja, bisa bayangkan berapa kali harus mengganti popoknya.

Mungkin masih bisa diatasi dengan popok sekali pakai, tapi bagaimana dengan BAB? Bayi akan rewel kalau popoknya tidak segera diganti setelah BAB dan dari segi kesehatan membiarkan popoknya kotor amat tidak disarankan.  Maka sangatlah tepat saran yang mengatakan, bayi kecil jangan diajak pergi.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved