Minggu, 12 April 2026

Hampir Semua Daerah di Indonesia Punya Legenda Kuliner Kambing yang Khas

Bango kecap memilih tiga penjaja kuliner legendaris yang dinilai memiliki hidangan berbahan daging kambing yang lezat.

Penulis: Daniel Ngantung
ist
Kuliner legendaris yang dinilai memiliki hidangan kambing yang lezat pilihan Bango kecap produksi PT Unilever Indonesia, Tbk 

TRIBUNNNEWS.COM, JAKARTA - Setiap menjelang Idul Adha, Bango kecap produksi PT Unilever Indonesia, Tbk., memilih tiga penjaja kuliner legendaris yang dinilai memiliki hidangan berbahan daging kambing yang lezat.

Tahun ini tiga Sate Matang RM Cita Rasa (Aceh), Rabeg Khas H. Naswi RM Magersari (Banten) dan Kambing Bakar Balanga RM Diva (Gorontalo), yang masing-masing mewakilkan wilayah Barat, Tengah dan Timur Nusantara.

Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk, mengungkapkan pemilihan berdasarkan empat kriteria.

"Pertama, kami melihat popularitasnya di tengah masyarakat. Mereka adalah legenda-legenda kuliner yang sudah sangat tersohor sejak lama dan memiliki begitu banyak penggemar setia," ujarnya.

Kedua, keunikannya, baik unik secara proses memasaknya seperti cara menghilangkan bau prengusnya, cara melunakkan dagingnya, ataupun bumbu-bumbu yang digunakan.

Kretivitasan para penjaja kuliner ini dalam mengolah bagian kambing yang berbeda (ada yang menggunakan dagingnya, iga hingga ke jeroan kambing) juga jadi penilaian. Diharapkan dapat memberi ide kepada orang lain sehingga tidak kehabisan akal karena terbatasnya pilihan bagian kambing yang diterima saat Idul Adha.

"Terakhir, tentunya kami tetap mengedepankan unsur kepraktisan," terang Nuning.

Sama seperti tahun sebelumnya, Bango juga bakal berbagi resep-resep para penjaja kuliner tersebut melalui berbagai media.

Arie Parikesit selaku pemimpin kegiatan Ekspedisi Warisan Kuliner Nusantara Bango bercerita, "Saat dalam perjalanan ekspedisi, kami menemukan bahwa hampir seluruh wilayah Nusantara memiliki kuliner kambing yang khas, baik itu untuk dinikmati sehari-hari maupun dihadirkan pada momen perayaan khusus, seperti Idul Adha."

Contohnya, Kambing Bakar Balanga Rumah Makan Diva, yang diproses di atas wajan atau balanga dengan api yang begitu panas. Selain bumbunya yang khas, kuliner ini disajikan beserta nasi kebuli sebagai bentuk akulturasi antara budaya Indonesia dengan Timur Tengah.

Selain itu, ada pula Rabeg Banten H. Naswi yang sudah turut melestarikan salah satu hidangan istimewa Kesultanan Banten selama lebih dari 40 tahun.

Usaha kuliner yang telah berlangsung selama tiga generasi ini selalu memastikan kualitas dan otentisitas resep agar selalu terjaga. Salah satunya adalah cara mereka dalam mengolah jeroan sebagai ciri khas hidangan Rabeg agar tidak bau prengus dan alot, yaitu dengan mencucinya hingga bersih dan merebusnya di atas api yang besar dengan campuran daun salam dan lengkuas yang sudah dirajang.

Lain lagi dengan keunikan Sate Matang Cita Rasa. Kata Matang merupakan nama sebuah daerah di Aceh, yaitu daerah Matang Glumpang Dua yang berada di Kabupaten Bireun. Daging kambing yang dijadikan sate dipotong dalam ukuran yang lumayan besar dan direndam dalam bumbu berupa campuran rempah-rempah dan kecap.

Uniknya, Sate Matang dinikmati dengan pelengkap berupa kuah kaldu kambing. Selintas seperti sop kambing, namun lebih kental dan kaya rasa rempah layaknya kari.

"Melalui inspirasi yang kami hadirkan dalam acara ini, semoga para Ibu tidak hanya bersemangat dan semakin percaya diri dalam menyiapkan hidangan kuliner kambing yang variatif dan menggugah selera, tetapi juga di saat yang sama turut berperan melestarikan kekayaan kuliner Nusantara bersama keluarga tercinta," kata Nuning. (Daniel Ngantung)

Tags
kambing
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved