Sabtu, 24 Januari 2026

Deman Batu Akik Merambah Anggota DPR, Dari 'Mata Kucing' Hingga 'Ruby'

Demam batu akik ternyata juga menjalar ke Gedung Parlemen.

Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Arif Wibowo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demam batu akik ternyata juga menjalar ke Gedung Parlemen. Anggota DPR ternyata diam-diam juga senang mengoleksi batu‎ akik. Mereka melihat batu yang berasal dari wilayah Indonesia memancarkan keindahan.

Anggota Komisi I DPR‎ Syaifullah Tamliha salah satu penyuka batu akik atau biasa disebut gem stone. Ia selalu memakai batu akik intan Martapura di jarinya.

"Saya mengoleksi Intan Martapura. Intan Martapura itu kalau dibawah bumi bisa berjalan," kata Tamliha ketika ditemui Tribunnews.com.

Tamliha mengaku senang mengoleksi batu akik. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah batu yang dikoleksinya. Namun, Wasekjen PPP itu telah melaporkan batu tersebut dalam Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di KPK. Bahkan bila ada orang yang menawarkan batu berlian dari Eropa, ia tidak tertarik.

"Tapi kalau dari Martapura, saya pasti lihat untuk koleksi," kata Tamliha yang menyenangi batu semenjak duduk di bangku SMU.

Ketika ditanya jenis batu yang disukainya,‎ ia menyatakan penyuka 'Mata Kucing' Asal Martapura. "Ini warna Mata kucing' hijau disampingnya berlian, asli Martapura," kata pria asal Kalimantan Selatan itu.

Kesenangannya akan batu akik, Tamliha beralasan karena keindahannya serta tingkat kesulitan dalam mendapatkannya. "Kalau senang sesuatu paling pertama batu, saya keluar negeri cari batu bagus termasuk saat ke Yordania," imbuhnya.

Tidak hanya Tamliha, Politisi PDIP Arif Wibowo juga menyenangi batu akik. Ia memiliki 11 batu akik dirumahnya. Namun, batu yang sering ia pakai berjenis ruby merah. "Senang pakai yang merah karena saya PDIP," ujar Arif.

Selain itu, batu ruby itu juga pemberian orang yang ia kagumi yakni Kyai dari Jember, Jawa Timur. Kyai tersebut, kata Arif, memintanya memakai batu pemberiannya.

"Kyai minta batu itu dipakai, ya saya pakai. Sudah dua tahun lebih," imbuhnya.

‎Arif mengaku tidak mengetahui harga batu akik tersebut. Pasalnya, seluruh batu yang dimilikinya pemberian orang. "Yang saya tahu, ada isinya, dari orang yang memberikan, dan saya percaya orang itu," kata Anggota Komisi II DPR itu.

Tags
batu akik
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved