Ketika THR Tak Tersisa dan Gaji Pun Tak Berbekas, Ini Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran

Tips mengatur keuangan setelah Lebaran diharapkan menggagas Anda untuk segera kembali memahami mengatur keuangan setelah Lebaran dengan cermat.

Ketika THR Tak Tersisa dan Gaji Pun Tak Berbekas, Ini Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran
net

TRIBUNNEWS.COM - Layaknya sebuah pesta, kita mempersiapkan perayaan Idul Fitri jauh-jauh hari dengan mengeluarkan begitu banyak uang.

Maklum, saat Lebaran datang, hampir sebagian besar mendapatkan bonus uang THR demi memenuhi segala kebutuhan belanja Lebaran. Sebut saja, biaya membeli tiket mudik, baju baru Lebaran, kue Lebaran, makanan khas Lebaran, hingga merapikan rumah yang seringkali termasuk dalam agenda Lebaran.

Kalau kita tidak bisa menjaganya, maka pengeluaran selama Lebaran jelas akan mengacaukan keuangan kita. Nah, ketika pesta tersebut sudah selesai, maka waktunya kita mulai berbenah kembali untuk kembali mengatur keuangan setelah Lebaran.

Bukan hanya THR yang habis tidak tersisa, uang bulanan juga habis tidak berbekas sehingga akhirnya kita harus berutang. Parahnya lagi, kita berutang dengan kartu kredit.

Tips mengatur keuangan setelah Lebaran dari Tejasari Asad, Certified Financial Planner ini diharapkan menggagas Anda untuk segera kembali memahami mengatur keuangan setelah Lebaran dengan cermat.

Merapikan cash flow bulanan
Untungnya, Lebaran tahun ini hanya 1 (satu) minggu sebelum tanggal gajian, bagi yang menerima gaji pada tanggal 25. Jadi, kalau uang bulanan kita pun habis, tidak lama lagi, kita akan segera mendapatkan gaji untuk mengisi dompet kita kembali. Nah, sebelum menerima gaji, ayo kita susun lagi rencana pengeluaran bulanan untuk bulan depan.

Cek daftar utang yang harus dibayar
Kalau hanya habis saja uangnya, tentu tidak masalah. Yang membuat runyam keuangan adalah kalau adanya penambahan utang dari pengeluaran di bulan puasa dan Lebaran. Umumnya, banyak orang berutang dengan menggunakan kartu kredit, karena kartu inilah yang paling mudah digunakan untuk berutang.

“Bahaya dari kartu kredit adalah kalau kita tidak melunasinya saat jatuh tempo, maka bunga yang dikenakan cukup tinggi. Coba lihat tagihan kartu kredit kita yang jatuh tempo sebentar lagi, berapa total dana yang sudah kita gunakan. Dan apakah kita mampu untuk melunasinya saat jatuh tempo?,” ujar Tejasari Asad yang merupakan Direktur di Tatadana Consulting tersebut.

Saldo negatif, apa yang harus kita lakukan?
Langkah pertama yang terbaik sebagai tips mengatur keuangan setelah Lebaran adalah mengurangi semua pengeluaran yang tidak terlalu penting di bulan ini. Lihatlah lagi daftar pengeluaran yang sudah kita buat, dan buanglah pengeluaran seperti shopping account untuk membeli baju, sepatu, pengeluaran untuk ke salon, makan di luar atau pengeluaran lainnya yang kita anggap masih mampu untuk disesuaikan. Ya, bulan ini kita harus berbenah dan mengencangkan ikat pinggang, karena pengeluaran kita yang berlebihan di bulan sebelumnya.

* Tidak ada lagi pengeluaran yang bisa kita kurangi
Sudah mengurangi banyak daftar pengeluaran, tapi ternyata masih negatif dan tidak cukup. Segera telepon pihak kartu kredit untuk mengubah tagihan menjadi cicilan 3 atau 6 bulan kalau memungkinkan. Tentu saja, tidak semua bank memiliki fasilitas seperti ini, jadi coba cari tahu apakah memungkinkan dilakukan seperti ini.

Terkadang mereka mengenakan bunga, tapi bunganya lebih kecil dari yang dikenakan kalau kita hanya membayar secara minimal payment. Dengan cara ini pengeluaran kita bisa agak terbantu, walaupun agak berat untuk beberapa bulan ke depan.

* Jika tidak mungkin dilakukan secara cicilan
Ternyata pihak kartu kredit kita tidak memiliki fasilitas cicilan, berarti mau tidak mau kita harus membayar semaksimal mungkin yang bisa kita bayarkan. Pembayaran yang memungkinkan adalah 10% dari besarnya tagihan. Akan tetapi, sebaiknya kita bayarkan semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan, ini untuk mengurangi beban bunga yang dikenakan. Begitu pula bulan bulan berikutnya, tetap berhemat, lakukan pembayaran semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan.

Apakah kita ingin kondisi seperti ini terus berlanjut setiap tahun? Tentu tidak, kan. Nah, coba diingat ingat ke mana saja uang THR kita habis kemarin. Buat daftar pengeluaran yang sudah kita lakukan. Untuk tahun depan, buat anggaran puasa dan Lebaran, dan pastikan biaya yang kita keluarkan tidak lebih besar dari kemampuan kita sendiri.

Tags
THR
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved