Kesalahan dalam Penulisan CV yang Harus Anda Hindari

Nah, berikut sejumlah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para pencari kerja dalam menulis CV.

Kesalahan dalam Penulisan CV yang Harus Anda Hindari
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ANTRE MELAMAR KERJA - Pencari kerja antre mengisi data diri saat melamar pekerjaan di salah satu stan perusahaan pada Bursa Kerja Bandung di Gedung Landmark, Jalan Braga, Kota Bandung. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Saat melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, Anda tentu harus menyertakan curriculum vitae (CV) yang merangkum data diri dan pengalaman kerja Anda.

CV yang disusun dengan baik, ringkas, namun informatif pastinya akan membuat pihak perusahaan merasa terkesan dengan Anda, yang akhirnya bersedia menerima Anda sebagai karyawan.

Dalam sebuah riset terbaru terungkap bahwa sebagian besar atasan di berbagai perusahaan di Inggris hanya menghabiskan waktu selama setidaknya tiga menit untuk membaca CV para kandidat karyawan yang prospektif.

Dengan kata lain, para pencari kerja sebaiknya memastikan bahwa CV mereka memiliki "kekuatan" dan mampu menarik perhatian para atasan yang akan merekrut.

Survei New College of the Humanities di London, Inggris, menemukan bahwa ribuan orang menyia-nyiakan kesempatan mereka untuk direkrut oleh perusahaan terbaik hanya karena penulisan CV.

Nah, berikut sejumlah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para pencari kerja dalam menulis CV.

Pertama, kesalahan dalam pengetikan atau typo serta kesalahan gramatikal, misalnya apabila CV ditulis dalam bahasa Inggris.

Selain itu, kesalahan lain adalah tidak menggunakan ragam bahasa formal.

Seharusnya, CV ditulis dengan ragam bahasa formal untuk menegaskan profesionalitas Anda.

Di samping itu, janganlah menggunakan jargon, bahasa yang klise, dan berbunga-bunga yang memberi kesan berlebihan.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved