Kecantikan

Stop Iklan Cantik Identik Kulit Putih! Ini Kampanye yang Akan Melawan Propaganda Sesat Itu

Stop iklan kosmetik yang menyebut bahwa cantik itu seolah identik dengan kulit putih. Karena kampanye ini akan habis-habisan melawan diskriminasi itu.

Stop Iklan Cantik Identik Kulit Putih! Ini Kampanye yang Akan Melawan Propaganda Sesat Itu
asntm3.com
Ayu Gani, model berkulit sawo matang asal Indonesia yang mulai mengorbit ke panggung model dunia. 

TRIBUNNEWS.COM - Kecantikan tidak sebatas warna kulit Anda. Sebab, menjadi cantik bukan berdasarkan apa warna kulit Anda, tetapi bagaimana Anda merawat kulit agar senantiasa sehat dan bersih.

Tak bisa dimungkiri bahwa banyak iklan komersial produk kecantikan yang menampilkan Model wanita berkulit putih, sehingga menciptakan propaganda mengenai citra wanita yang dinilai cantik oleh lingkungan mayoritas.

Namun, sebenarnya, esensi dari kulit cantik yang sesungguhnya adalah kulit yang bersih, tidak kusam, dan sehat.

Apabila Anda mengetik kalimat beautiful skin pada Google, pasti laman yang akan tampil adalah sejumlah foto yang menampilkan wanita dengan senyum menawan dan berkulit putih.

Kemudian, wanita dengan kulit gelap dan sawo matang, berada pada bagian yang paling bawah. Hal serupa juga terjadi, jika Anda mencari dan mengetik kalimat perfect skin.

Rata-rata foto yang diperlihatkan pada laman Google itu berasal dari sejumlah perusahaan kosmetik dan perawatan tubuh. Oleh karena itu, tak ayal, terciptalah pemikiran bahwa cantik harus berkulit putih.

Tentunya, standar kecantikan yang demikian tidaklah benar. Kondisi ini, tanpa kita sadari, menurunkan rasa percaya diri para wanita yang tidak terlahir berkulit putih.

Oleh karena itu, sebuah gerakan di media sosial pun tercipta untuk mendobrak dan melawan mindset yang dinilai sangat berpihak tersebut.

Melalui tagar #FlexInMyComplexion, sejumlah wanita berkulit gelap dan sawo matang menggunggah foto diri masing-masing dengan kalimat motivasi untuk berani percaya diri dengan warna kulit mereka yang tidak putih.

Tujuan dari kampanye bertagar tersebut di atas adalah untuk mengingatkan dunia tentang eksistensi wanita berkulit gelap, bahwa mereka pun sama cantik dengan wanita berkulit putih.

Dalam waktu satu pekan saja, tagar #FlexInMyComplexion sudah digunakan sebanyak 85.000 kali oleh para wanita di dunia. Mereka dengan bangga memamerkan dan merayakan perbedaan warna kulit wanita di seluruh dunia.

Konsep ideal dari kampanye ini adalah untuk memperlihatkan pada dunia dan perusahaan kosmetik bahwa setiap wanita terlahir cantik tanpa harus membedakan warna kulit mereka.  (Lusina)

Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved