Breaking News:

Rasakan Sensasi Ngopi di Ajang International Banda Aceh Coffee Festival

Pemkot Banda Aceh akan menonjolkan dua jenis kopi asal Aceh yang sudah cukup mahsyur di mancanegara, yakni kopi gayo dengan jenis arabika dan robusta

zoom-inlihat foto Rasakan Sensasi Ngopi di Ajang International Banda Aceh Coffee Festival
ist
Stand yang dihadirkan dalam rangka International Banda Aceh Coffee Festival 2016

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Ingin mengenal dan merasakan kopi Aceh, ajang  International Banda Aceh Coffee Festival di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada 10 – 12 Mei 2016 menjadi pilihan pecinta kopi.

Pameran menghadirkan setidaknya 25 stand mulai  tradisional Coffee Roastery-Roasting Kopi Robusta dengan teknil tradisional, Tradisional Coffee Brewer-Teknik Penyajian dengan metode saring, kocok, tarik atau tubruk ala warung kopi tradisional.

Juga ada stand khusus Zona Banda Aceh 100% ARABICA.

Selama tiga hari diadakan Coffee Class, Coffee Morning, Coffee Competition, Doodle Coffee Competition,  dan dilengkapi dengan hiburan Accoustic Night, Standup Comedy.

Kegiatan ini juga akan menampilkan kesenian tradisional Aceh juga menampilkan ikon – ikon kuliner Aceh sebagai bagian dalam kegiatan pesta rakyat Banda Aceh.

Menteri Pariwisata  Arief Yahya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemaritiman Kementerian Pariwisata, Syamsul Lussa mengatakan, International Banda Aceh Coffee Festival 2016 diharapkan akan lebih mempopulerkan budaya minum kopi yang kuat di Kota Banda Aceh.

"Sekaligus memperkenalkan kota berjulukan Serambi Mekah tersebut sebagai surganya kedai kopi kepada para pencinta kopi di seluruh dunia dan mendatangkan wisatawan," katanya saat pembbukaan.

Walikota Pemerintah Kota Banda Aceh Hj. Illiza Saaduddin Djamal, SE mengatakan, dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dengan program pesona Indonesia sangatlah tepat dalam upaya mengangkat budaya minum kopi sebagai salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Banda Aceh.

Selama ini, Banda Aceh dijuluki sebagai kota 1001 warung kopi. Ini tidak berlebihan mengingat hampir setiap sudut kota tersedia warung kopi lengkap dengan fasilitas Wi-Fi. Pelanggan yang datang pun, dapat berselancar sesuka hati di dunia maya.

"Bisnis kopi di Banda Aceh juga telah mampu menampung banyak tenaga kerja dan menghidupi ribuan orang," jelasnya.

Melalui festival kopi Internasional ini, kataya akan lebih menyebarluaskan informasi kualitas kopi Aceh yang memang berkelas dunia.

Pemerintah Kota Banda Aceh akan menonjolkan dua jenis kopi asal Aceh yang sudah cukup mahsyur di mancanegara, yakni kopi gayo dengan jenis arabika dan kopi jenis robusta.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved