Breaking News:

Kisah Welia, Dirikan Panti Asuhan Khusus Kucing, Saat Peliharaannya Sakit Tak Mampu Bawa ke Dokter

Meski hidupnya sebatas cukup, Welia Iyah (27) warga Desa Padang Darat RI 1 Nomor 22 Kecamatan Amuntai Kalsel rela berbagi.

BANJARMASIN POST
Welia pendiri panti asuhan kucing di Amuntai Kalimantan Selatan 

TRIBUNNEWS.COM, AMUNTAI - Meski hidupnya sebatas cukup, Welia Iyah (27) warga Desa Padang Darat RI 1 Nomor 22 Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan rela berbagi.

Penjual minuman blender ini berbagi dengan belasan kucing yang ditemukannya tak terurus di jalanan.

Saat ini ada 19 kucing yang dirawatnya, namun jumlah tersebut bisa bertambah kalau Welia menemukan lagi kucing telantar.

Bahkan pernah Welia memelihara 37 kucing di rumahnya.

Welia pun menamai rumahnya sebagai panti asuhan kucing telantar.

Baca: Kucing-kucing Ini Adu Kecantikan di Kontes Internasional 2017

Kegiatan ini diawalinya dari kesenangan memelihara kucing seperti yang ditularkan orangtuanya.

Sejak 2010, Welia sering memungut kucing yang dilihatnya tak terawat. Jika dihitung-hitung sejak 2010, sudah sekitar 500 kucing dirawatnya.

Sejumlah di antaranya diminta teman untuk dirawat.

“Kadang ada melihat kucing di pasar atau di jalan yang kurus tidak terawat, ada juga yang masih kecil dan ditinggal induknya, saya bawa pulang dan dipelihara,” ujarnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved