KBRI Pamerkan Motif Salak Condet Batik ELEMWE di Norwegia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Indonesia di Norwegia menggelar Festival Indonesia untuk pertama kali di Oslo, Norwegia.

KBRI Pamerkan Motif Salak Condet Batik ELEMWE di Norwegia
IST
Motif Salak Condet 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Indonesia di Norwegia menggelar Festival Indonesia untuk pertama kali di Oslo, Norwegia.

Dalam festival tersebut, kegiatan Delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditampilkan sejak 29 hingga 30 Juni 2019. Batik Betawi ELEMWE menjadikan satu hasil seni yang dipamerkan dalam festival tersebut.

"ELEMWE sebagai salah satu yg terpilih utk mengikuti festival oslo kali ini membawa kerajinan dan Batik khas betawi dibawah binaan Dinas Perindustrian Dan Energy pemprov DKI Jakarta," ujar pemilik sekaligus desainer ELEMWE, Lily Mariasari, di lokasi.

Sebanyak 15 outfit busana ditampilkan dengan motif khas salak condet, burung sri, gigi balang, gunting dan pohon bambu.

Desain busana pesta, muslim, dan casual, dihadirkan di depan pengunjung festival dan masyarakat eropa khususnya.

Selain fashion tunggal, ELEMWE pun mengadakan workshop batik yang didampingi langsung Lily, mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Oslo Norwegia.

Lily mengaku bangga terpilih mewakili DKI dan berterimakasih kepada Departemen Perindustrian dan Energi yang sudah membawa pengrajin binaan untuk memperkenalkan hasil karyanya.

Baca: Berbalut Kain Batik, Intip Penampilan Iriana Jokowi di Tengah Istri Pemimpin G20 di Jepang

"Harapan kami semoga terwujud Indonesia yang semakin dikenal, agar para pengrajin punya semangat dan motivasi melihat produknya di terima oleh pasar Internasional," tutur Lily.

Tidak hanya itu, dirinya juga berharap untuk terus mempromosikan budaya, seni dan wisata DKI Jakarta melalui desain yang ditampilkan. Selain itu untuk mendapatkan potensial buyer sehingga bisa meningkatkan ekspor batik betawi ke seluruh negara.

Seperti diketahui, tujuan festival yang berlangsung selama dua hari ini untuk mempromosikan Indonesia agar lebih dikenal di dunia Internasional melalui seni budaya dan kerajinan khas Indonesia.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved