Tampil Beda, Ada Diplomasi di Balik Gaya Busana Iriana Jokowi di KTT G20

Penampilan Iriana Joko Widodo terlihat beda dengan Ibu Negara lain yang ikut hadir di Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang pada Jumat (28/6/2019).

Tampil Beda, Ada Diplomasi di Balik Gaya Busana Iriana Jokowi di KTT G20
Dokumentasi Sekretariat Presiden
Di tengah aktivitasnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang, Ibu Negara Iriana mengikuti beragam kegiatan bersama para Ibu Negara Anggota G20 lainnya, Jumat (28/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Penampilan Iriana Joko Widodo terlihat beda dengan Ibu Negara lain yang ikut hadir di Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang pada Jumat (28/6/2019).

Iriana terlihat menawan mengenakan kain batik saat mengikuti spouse program ketika mendampingi Presiden Joko Widodo

Walau dalam acara tersebut para ibu negara lain mengenakan summer dress berupa baju terusan selutut, Iriana tetap memilih pakaian nasional Indonesia berupa baju kurung, kain dan selendang batik.

Pilihan busana memang bisa menjadi siasat soft diplomasi yang elegan.

Hal itu pula yang tampaknya ingin ditunjukkan oleh Iriana dalam acara tersebut.

Di tengah aktivitasnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang, Ibu Negara Iriana mengikuti beragam kegiatan bersama para Ibu Negara Anggota G20 lainnya, Jumat (28/6/2019).
Di tengah aktivitasnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang, Ibu Negara Iriana mengikuti beragam kegiatan bersama para Ibu Negara Anggota G20 lainnya, Jumat (28/6/2019). (Dokumentasi Sekretariat Presiden)

Desainer batik Iwet Ramadhan yang menaruh perhatian pada baju nasional mengapresiasi pilihan busana tersebut.

“Yang dilakukan Ibu Iriana adalah bentuk diplomasi. Ia memakai kain batik dan baju kurung pendek, bukan kebaya Jawa. Ditambah lagi sanggulnya juga bergaya modern. Yang dia tunjukkan Indonesia, bukan hanya Jawa,” ujar Iwet ketika dihubungi Kompas.com (29/6/2019).

Menurut Iwet, pilihan motif batik yang dipakai Iriana juga tidak sembarangan karena memiliki filosofi seorang pemimpin, yakni Parang Buketan.

Parang sebenarnya ciri khas batik pedalaman seperti Jogja dan Solo yang biasa dipakai para raja, ratu, atau anak-anaknya.

Namun, motif buketan berasal dari Pekalongan.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved