Wow, Jokowi Jadi Model Sampul Majalah Terkenal di Arab, Kisahnya Dikupas Habis Hingga 14 Halaman

Jokowi yang tidak bermimpi menjadi wali kota itu berhasil menjadi presiden dan kembali terpilih untuk lima tahun ke depan.

Wow, Jokowi Jadi Model Sampul Majalah Terkenal di Arab, Kisahnya Dikupas Habis Hingga 14 Halaman
Istimewa
Akun instagram Jokowi memposting dirinya menjadi cover dan berita utama majalah terkenal di Arab Saudi, Arrajol 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mendapat kehormatan dengan tampil di sampul majalan bulanan Arab Saudi yang membahas gaya hidup pria, Arrajol.

Dikupas sebanyak 14 halaman pada edisi Mei, presiden ketujuh RI itu dinilai sebagai sosok yang rendah hati sederhana, dan bersih menurut prakata dari Pemimpin Redaksi Arrajol.

Dalam prakata redaksi, Jokowi yang tidak bermimpi menjadi wali kota itu berhasil menjadi presiden dan kembali terpilih untuk lima tahun ke depan. 

"Dia dipilih oleh majalah Arrajol untuk menghiasi cover majalah sekaligus menyoroti perjalanan hidupnya yang menonjol baik kehidupan pribadi maupun umum," kata redaksi.

Baca: Tampil Glowing Bak Artis Korea Selatan, Yuk Coba Pakai Masker Kunyit, Ampuh Juga Obati Jerawat

Baca: Harapan Bek Muda Real Madrid Agar Tidak Dijual

Baca: Belanda Temani Amerika Serikat di Final Piala Dunia Wanita 2019

Baca: Fakta Terbaru Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Bogor, Ditemukan Membusuk di Bak Mandi Kontrakan Kosong

Baca: Cantiknya Foto-foto Elif Kayla Perk, Putri Kecil Siti KDI Hasil Blasteran dengan Pria Turki

Dalam pemberitaan Arrajol, Jokowi disebut sebagai sosok yang rendah hati, sederhana, dan bersih. Dia adalah pemimpin yang datang dari kalangan politisi maupun militer.

Jokowi disebut datang dari perkampungan kaum miskin, dari gubuk-gubuk yang sering terendam air, dan yang setiap hari tercipta mukjizat untuk dapat bertahan hidup.

Arrajol mengulas berbagai sisi kehidupan Jokowi dimulai dari sekolahnya di SD Tirtoyoso, kemudian mendirikan perusahaan di mana pada satu titik, dia hampir bangkrut.

Majalah itu memberitakan bagaimana Jokowi memutuskan berkiprah di politik setelah 18 tahun fokus pada bisnisnya demi mereformasi kota kelahirannya, Solo.

Dia terpengaruh dengan dengan perencanaan pembangunan di beberapa kota Eropa yang disaksikannya sendiri ketika mempromosikan produknya di sana.

"Setelah 18 tahun bergelut dengan bisnis pribadi, saya berkeputusan untuk memasuki arena politik, dan terpilih sebagai Wali Kota Solo pada 2005," terang Jokowi.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved