Antonio Sebut Perkembangan Bisnis Kini Telah Mengarah ke Model Online, Ini yang Dilakukannya

Hampir semua perusahaan memiliki website untuk bertransaksi dengan pelanggan atau hanya sekedar memperkenalkan bisnis mereka.

Antonio Sebut Perkembangan Bisnis Kini Telah Mengarah ke Model Online, Ini yang Dilakukannya
insideretail.hk
Ilustrasi berbelanja online 

TRIBUNNEWS.COM - Bisnis online kini sudah mulai merajai pasar. Hampir semua perusahaan memiliki website untuk bertransaksi dengan pelanggan atau hanya sekedar memperkenalkan bisnis mereka.

Bahkan banyak juga perusahaan yang memutuskan untuk beralih dari bisnis offline ke bisnis online agar tak kalah dalam bersaing dan produk yang mereka jual dikenal oleh masyarakat luas.

Survei terbaru lembaga riset Snapcart di Januari 2018 mengungkapkan bahwa generasi millenial menjadi pembelanja terbanyak di bidang e-commerce yakni sebanyak 50 persen (25-34 tahun).

Jika digabung dengan generasi Z (15-24 tahun) maka jumlah pembelanja dari generasi muda mencapai sekitar 80 persen. Karakteristik generasi millenial dan z yang lekat dengan teknologi dianggap sebagai peluang untuk pebisnis retail beralih ke online. Tak terkecuali perusahaan produsen celana dalam pria, Antonio Underwear.

Baca: 16 Ucapan Selamat Idul Adha 2019/1440 H untuk Diposting di Sosial Media dan Dikirim ke Kerabat

Baca: Fakta Menarik Angga Fauzan, Seorang Anak Pembantu, Dulu Jual Es Buah Kini Lulus S2 di Skotlandia

Baca: Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Taiwan, 5 ABK WNI Dilaporkan Hilang

CEO sekaligus Founder Antonio Underwear, Antonio Carloandus Lee mengatakan perkembangan saat ini telah mengarah ke perdagangan online.

Itu sebabnya, ia segera merambah ke penjualan online lewat situs www.antonio.co.id. “Saat ini, generasi milenial sudah beralih ke teknologi dan lebih memilih untuk berbelanja secara online dibandingkan cara konvensional. Kami ingin masuk sesegera mungkin ke bisnis online dan ikut meramaikan pasaran dengan produk kami,” kata dia.

Untuk menjamin sisi keamanan pembayaran melalui jejaring online, Antonio menggandeng pihak ketiga, yaitu midtrans sebagai partner pembayaran yang sudah terpercaya.

Baca: Jelang Idul Adha, ACT Serahkan 20 Sapi kepada Mabes TNI dan 6 Sapi untuk Brimob

“Selain itu kami juga menggunakan https, sehingga ada dua proteksi untuk menjamin kemanan konsumen yang ingin berbelanja online,” ujar dia.

Baca: Bantah Bangkrut, Ini Penjelasan Resmi NET TV soal Kabar PHK Massal

Selain itu Antonio juga menjamin ekslusifitas produk dan promo-promo yang bisa membantu mendongkrak penjualan. “Dengan membeli dari website kami, selain eklusifitas dan orisinalitas, konsumen juga diuntungkan dengan system member. Dengan menjadi member, kami akan memberikan inormasi terkini mengenai promo yang tengah berlangsung, “ kata dia.

Antonio berharap dengan peralihan dari bisnis konvensional menjadi online, ia mampu memperbesar market pakaian dalam pria di Indonesia. 

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved