Pegal dan Otot Terasa Kaku karena Kelamaan Duduk, Jangan Tunda Melakukan Peregangan

Kelamaan duduk di depan komputer biasanya tak bisa dihindari sebagian pegawai kantoran.

Pegal dan Otot Terasa Kaku karena Kelamaan Duduk, Jangan Tunda Melakukan Peregangan
Istimewa
Kelamaan duduk berpotensi sakit ginjal.

TRIBUNNEWS.COM - Kelamaan duduk di depan komputer biasanya tak bisa dihindari sebagian pegawai kantoran.

Bahkan aktivitas tersebut bisa berlangsung berjam-jam karena tuntutan kerja.

Tentunya, kelamaan duduk akan menyebabkan otot sakit dan terasa kaku.

Menurut chiropractor Chad Adams, ada beberapa cara untuk mengatasi rasa sakit karena terlalu banyak duduk.

"Langkah pertama yang harus dilakukan adalah bergerak sebanyak mungkin untuk mengidentifikasi area utama dari ketegangan dalam tubuh, kata Dr. Adams.

Baca: Olahraga Renang Efektif Membakar Lemak

Menurutnya, penting untuk mencoba dan menghindari "posisi tetap" sepanjang hari.

Oleh karena itu, kita harus beristirahat sejenak untuk bangun dan bergerak atau meregangkan tubuh setelah 30 menit duduk.

“Banyak dari kita menahan ketegangan di area-area utama tubuh, seperti leher, bahu, rahang, dan punggung atas dan bawah,” ucap Dr. Adams.

Jika kita rentan mengalami sakit kepala atau sakit leher khususnya, salah satu triknya adalah menggambar 'O' besar dengan kepala untuk mengidentifikasi area leher dan bahu mana yang paling merasakan kekakuan.

Bagi beberapa orang, mereka dituntut harus bekerja dengan menatap layar komputer.

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved