Pemilihan Putra Puteri Tenun dan Songket Indonesia Segera Digelar

Tanggal 19 sampai 22 desember 2019 akan menjadi sebuah tanggal yang bersejarah bagi insan tenun dan songket Indonesia.

Pemilihan Putra Puteri Tenun dan Songket Indonesia Segera Digelar
TRIBUNNEWS.COM/IST
Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana, bersama para penyelenggara acara pemilihan putra puteri tenun songket pertama di Indonesia dengan skala nasional yang akan mengambil tempat di Hotel Sultan Jakarta. 

TRIBUNNEWS.CON, JAKARTA - Tanggal 19 sampai 22 desember 2019 akan menjadi sebuah tanggal yang bersejarah bagi insan tenun dan songket Indonesia. Karena akan diselenggarakan acara pemilihan putra puteri tenun songket pertama di Indonesia dengan skala nasional yang akan mengambil tempat di Hotel Sultan Jakarta.

Menurut Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana, Acara ini merespon hari tenun dan songket yang akan dicanangkan oleh pemerintah.

Ana Mariana mengungkapkan bahwa pemilihan acara putra putri tenun dan songket ini diharapkan akan menjadikan tonggak dimana tenun dan songket semakin menjadi kekuatan baik secara ekonomi, sosial dan cinta tanah air.

Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana.
Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Ditemui di Hotel Sultan Jakarta pada Jumat 8 November Ana Mariana menceritakan bahwa ada 4 jt lebih pengrajin tenun dan songket di seluruh Indonesia yang akan terbantu dengan suksesnya acara ini.

Selain itu budaya tenun termasuk budaya asli Indonesia sehingga dengan mengangkat kembali tenun sama saja mengangkat budaya asli Indonesia dan meningkatkan cinta tanah air.

Semoga ajang ini dapat meningkatkan ekonomi para penenun dan juga memberikan edukasi kepada generasi muda bahwa kita punya kok kain yang adiluhung dan indah baik dari motif, pembuatan dan sejarah panjang yang menyertainya.

Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana.
Ketua Umum Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara dan Komunitas Tenun Tradisional Indonesia Ana Mariana. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Sehingga semakin banyak yang melirik tenun sebagai pilihan berbusana. Cerita Ana Mariana yang telah puluhan tahun membina dan mengembangkan tenun dan songket ini.

Sebagai penutup Ana Mariana juga mengajak semua stake holder untuk terlibat dan mensukseskan acara ini. “ Mari kita sama sama mengangkat tenun dan songket semakin tinggi dan menjadikannya semakin dicintai terutama generasi muda, ” pungkas Ana Mariana.

Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved