Breaking News:

Belajar Menghilangkan Kebiasaan Mengeluh Soal Pekerjaan

Mungkin kita pernah mengeluh tentang pekerjaan karena berbagai alasan. Dan hal itu bisa berdampak pada kehidupan yang tak sehat.

Editor: Willem Jonata
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Mungkin kita pernah mengeluh tentang pekerjaan karena berbagai alasan. Dan hal itu bisa berdampak pada kehidupan yang tak sehat.

Demikian kata Mabel Chiang, Direktur Pelaksana agensi branding Archetype Singapore.

Namun, bukannya memutuskan mengundurkan diri, malah ada banyak alasan yang membuat kita tetap bertahan pada pekerjaan tersebut, suka atau pun tidak.

"Dengan terlibat dalam keluhan dan gosip tentang pekerjaan, kita telah membiarkan hal-hal negatif merembes ke dalam kehidupan kita."

Baca: Bocah Yatim Piatu Curi Kotak Amal karena Tiga Hari Belum Makan, Bagaimana Nasibnya Kini?

"Ini sangat tidak sehat, karena kita pun akan termakan oleh sesuatu yang merugikan, dan tak semestinya terjadi," kata Mabel.

"Bekerja tidak bisa mendefinisikan kita, itu hanya bagian dari hidup kita. Kita harus didefinisikan oleh apa yang kita perjuangkan sebagai individu, baik di dalam maupun di luar pekerjaan."

"Energi kita harus disalurkan ke hal-hal yang penting, seperti hal-hal yang menciptakan dampak positif pada kita, orang yang kita cintai, atau untuk kebaikan yang lebih besar," sebut Chiang.

"Seperti kata pepatah, 'Jangan memusingkan hal-hal kecil', tapi kita melakukannya ketika mengeluh tentang pekerjaan."

Yang pasti, mengeluh tentang pekerjaan tak akan mampu membantu kita untuk membayar tagihan dan kebutuhan hidup.

Jadi, ada baiknya kita belajar untuk menghilangkan kebiasaan itu, dengan mulai melakukan tiga tips berikut ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved