Breaking News:

SFA Luncurkan Fashion Consultancy ”Fast Track To Business”

Ciptakan 500 fashionpreneuer di 2020, Sparks Fashion Academy (SFA) gelar gathering SFA Soiree “New Age Culture Movement

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Ciptakan 500 fashionpreneuer di 2020, Sparks Fashion Academy (SFA) gelar gathering SFA Soiree New Age Culture Movement. Kegiatan yang digelar di Goodrich Suites Artotel Portpolio, pada 27 Februari 2020 lalu, dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah, swasta, hingga siswa maupun alumni, atas dukungannya terhadap perjalanan 7 tahun SFA. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ciptakan 500 fashionpreneuer di 2020, Sparks Fashion Academy (SFA) gelar gathering SFA Soiree “New Age Culture Movement”. Kegiatan yang digelar di Goodrich Suites Artotel Portpolio, 27 Februari 2020 lalu, dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah, swasta, hingga siswa maupun alumni, atas dukungannya terhadap perjalanan 7 tahun SFA.

Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020.
Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Jelas Floery D. Mustika, CEO SFA, bahwa SFA Soiree “New Age Culture Movement” diharapkan dapat menarik dukungan untuk kolaborasi dalam rangkaian kegiatan SFA sepanjang 2020. Rangkaian kegiatan yang mengangkat tema New Age Culture. Tema ini sesuai dengan misi SFA sebagai lembaga pendidikan mode yang menjawab tantangan fashion di era modern.

Pada kesempatan ini juga, SFA memperkenalkan layanan terbaru SFA Fashion Consultancy ”Fast Track To Business”. Yakni layanan konsultansi bisnis fashion yang bertujuan mendorong pertumbuhan angka fashionpreneur yang produktif dan mampu bersaing secara global.

Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020.
Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Layanan SFA Fashion Consultancy menjembatani para lulusan sekolah mode ataupun fashionpreneuer yang selama ini menghadapi banyak tantangan bisnis di era disrupsi, yakni melalui layanan bimbingan pengembangan bisnis dengan track yang benar. Dan tidak hanya itu saja, layanan ini juga membantu menyediakan production sourcing dan online atau offline business channel.

“Maka melalui layanan ini SFA akan membantu dari hulu ke hilir. Dimulai dari pendidikannya, kemudian berlanjut kepada journey bisnisnya. Sekaligus mencarikan sumber kebutuhan produksi dan jangkauan pemasarannya, baik secara online maupun offline.

Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020.
Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

"Dengan layanan terbaru SFA ini, kami optimis target menciptakan lebih 500 fashionpreneuer di 2020 akan tercapai dengan baik, dan yang terpenting menjadikan fashionpreneuer yang produktif dan mampu bersaing secara global,” tambah Floery D. Mustika.

Acara SFA Soiree di tutup dengan pertunjukan trunk show karya designer Julianto. Salah satu rising fashion designer tanah air yang melejit di New York Fashion Week tahun lalu. Julianto juga alumni SFA, menyajikan karya ready to wear “Reverie” untuk second line Julianto yakni Mojuya.

Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020.
Gathering SFA Soiree New Age Culture Movement 2020. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)
Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved