Breaking News:

Brand Sepatu Asal Kanada Kenalkan Koleksi Sepatu dan Aksesoris Bahan Ramah Lingkungan 

Aldo tidak hanya pada focus gaya dan mode tetapi ikut bertanggung jawab atas kelestarian planet ini dengan menggunakan produk yang ramah lingkungan

zoom-inlihat foto Brand Sepatu Asal Kanada Kenalkan Koleksi Sepatu dan Aksesoris Bahan Ramah Lingkungan 
ist
Sepatu ramah lingkungan

TRBUNNEWS.COM, JAKARTA - Brand sepatu asal Montreal, Kanada Aldo memperkenalkan Aldo Love Planet, koleksi sepatu dan aksesori yang dibuat dengan bahan ramah lingkungan.

Inovasi dengan teknologi terbaru ini merupakan bagian komitmen terhadap planet ini.

"Teknologi ini mampu menciptakan sol (alas sepatu) yang ramah lingkungan yang dapat membersihkan dan menyaring air yang tercemar," kata Salli Sabarrang, Marketing Manager dari Aldo Shoes dalam keterangannya, Selasa (22/12/2020).

Lingkungan ternyata selalu menjadi concern Aldo, yakni berusaha untuk mengajak masyarakat dan konsumen Aldo tidak hanya pada focus gaya dan mode tetapi juga ikut bertanggung jawab atas kelestarian planet ini dengan menggunakan produk yang ramah lingkungan.

"Bahan cleanStep berupa campuran 50/50 dari karet termoplastik (atau TPR) dan biomassa alga, bahan yang tidak hanya membantu membersihkan dan menyaring air yang tercemar, tetapi juga mencegah CO2 memasuki atmosfer," katanya.

Baca juga: Remaja Nekat Curi 3 Pasang Sepatu di Rumah Asrama Brimob, Terekam CCTV saat Lompat Pagar

Alga adalah salah satu tanaman dengan pertumbuhan tercepat di dunia, menjadikannya sumber daya yang sempurna untuk menciptakan bahan yang sustainable.

"Untuk sepatu sneakers, sandal, atau boots, ganggang tidak membutuhkan bahan bakar fosil atau tanah subur untuk tumbuh, yang berarti membantu menghindari jutaan ton sampah agar tidak sampai ke tempat pembuangan sampah," katanya.

Langkah  yang dilakukan untuk pembuatannya meliputi memanen algae biomass.

"Saat dipanen, air yang mengandung alga disaring dan dilepaskan kembali dengan aman ke lingkungan, menyediakan air bersih untuk ikan dan satwa liar lainnya," katanya.

Setelah algae biomass dipanen, dikeringkan dengan sinar matahari, menghasilkan bahan kokoh yang dikenal sebagai "dried algae flakes." lalu saat kering, serpihan algae digiling menjadi bubuk halus.

Bubuk algae dicampur dengan zat yang disebut Thermoplastic Rubber (TPR), yang digunakan untuk membuat bahan seperti karet yang ramah lingkungan.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved