Breaking News:

Tekankan Kolaborasi, PPA Kosmetika NTB Yakin Kosmetik Lokal Naik Kelas

Industri kosmetik dalam negeri sangat diuntungkan dengan sumber daya lokal yang melimpah, tidak terkecuali di NTB.

Editor: Willem Jonata
Ist
Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Nusa Tenggara Barat, belum lama ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Melimpahnya bahan baku lokal yang digunakan pada produk kosmetik oleh pelaku usaha di Nusa Tenggara Barar (NTB), dapat mendukung berkembangnya kosmetik tematik.

Dalam sambutannya di acara pengukuhan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK) NTB belum lama ini, Ketua DPD PPA Kosmetika NTB, Septian Erianty, menekankan pentingnya kolaborasi, bukan kompetisi.

Ia yakin dengan dukungan BPOM dan PPA Kosmetika, kendala yang sering terjadi dalam pengembangan kosmetik tematik seperti riset, registrasi hingga pendampingan UMKM dapat teratasi.

"Sehingga UMKM Kosmetik dapat berjaya di negeri sendiri,” lanjutnya.

Ketua Umum PPAK Solihin Sofian menuturkan industri kosmetik dalam negeri sangat diuntungkan dengan sumber daya lokal yang melimpah, tidak terkecuali di NTB.

Baca juga: Mulai Hari ini, Obat, Kosmetik, dan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal 

“Kita bisa katakan bahwa potensi terbesar kita bahan baku alam yang menjadi daya jual utama kita di Indonesia. Wisata halal juga bisa dimulai dari sini. Pelaku usaha kita bisa terus berkreasi, bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan industri kosmetika,” tuturnya.

NTB dikenal memiliki bahan-bahan lokal bisa dimanfaatkan, seperti beras, kopi, kunyit, coklat, rumput laut, sehingga banyak bahan baku alam di NTB dapat diangkat secara nasional bahkan internasional.

PPAK yang baru mengukuhkan kepengurusannya dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha bidang kosmetik di NTB untuk meningkatkan kualitas produknya. Termasuk dalam hal pengurusan izin BPOM, sinergi dengan pemerintah, dan lain-lain.

Ketua Harian PPAK Kusuma Ida Anjani ketika ditemui awak media juga menyoroti pentingnya kosmetik halal bagi konsumen.

Menurut dia, berdasarkan UU nomor 33 tahun 2014, Kosmetik merupakan jenis produk yang diwajibkan bersertifikasi halal.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved