Bacaan Doa

NIAT Puasa Senin Kamis, Amalan Sunnah pada Hari Diperiksanya Amal, Ini Keutamaannya

Niat puasa Senin Kamis dan keutamaannya. Amalan umat Islam dihadapkan kepada Allah pada Senin dan Kamis, maka Rasulullah menganjurkan berpuasa.

bbcgoodfood.com
Ilustrasi puasa Senin Kamis - Niat puasa Senin Kamis dan keutamaannya. Amalan umat Islam dihadapkan kepada Allah pada Senin dan Kamis, maka Rasulullah menganjurkan berpuasa. 

TRIBUNNEWS.COM - Puasa Senin Kamis adalah amalan puasa sunah yang dikerjakan oleh sebagian umat Islam pada hari Senin dan Kamis.

Amalan puasa Senin Kamis merupakan satu dari sekian amalan yang dilakukan oleh Rasulullah semasa hidupnya.

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW bersabda:

"Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).

Hadist lain juga menyebut kebiasaan Rasulullah SAW berpuasa di hari Senin dan Kamis, dikutip dari Buku Amalan Sunnah Pengundang Rejeki yang ditulis oleh Imam Nawawi.

Dari 'Aisyah ra., beliau mengatakan:

"Rasulullah SAW biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. An-Nasai-Ibnu Majah).

Untuk menambahkan amalan dan menyempurnakan amalan wajib, umat islam dapat mengikuti contoh Rasulullah untuk berpuasa di hari Senin dan Kamis.

Berikut ini bacaan niat puasa Senin Kamis, dikutip dari Gramedia.

Baca juga: KAPAN Berakhirnya Bulan Syawal 1443 Hijriah? Simak Juga Niat Puasa Syawal, Arab, Latin & Terjemahan

1. Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala.

Artinya: “Saya niat puasa pada hari Senin, sunah karena Allah Ta’aalaa.”

2. Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa pada hari Kamis, sunah karena Allah Ta’aalaa.”

Baca juga: Amalan Sunnah yang Dapat Memperlancar Rezeki, Membaca Surat Al-Waqiah hingga Salat Tahajud

Keutamaan Puasa Senin Kamis

1. Hari Lahir Rasulullah SAW

Hari Senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW.

Selain itu, hari Senin juga merupakan hari diturunkannya Al-Quran dan juga risalah kenabian Muhammad SAW yang dibawakan oleh malaikat Jibril.

Dari Abu Qotadah Al Anshori ra bahwa Rasulullah SAW berkata,

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (H.R. Muslim).

2. Hari Diperiksanya Amal

Hari Senin dan Kamis merupakan hari diperiksanya catatan amal.

Hal ini diriwayatkan dalam hadis dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi).

3. Berharap Mendapat Ampunan Allah SWT

Rasulullah menganjurkan kepada umatnya agar selalu melaksanakan puasa Senin Kamis.

Hal ini bertujuan agar mendapat pengampunan dari Allah SWT.

Dari Abu Hurairah ra. yang mengatakan:

“Sesungguhnya amal-amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan.”

Baca juga: Bacaan Doa setelah Shalat Tahajud, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

4. Meningkatkan Takwa

Seorang muslim yang sering melakukan puasa, terutama puasa Senin Kamis, maka lama-kelamaan ketakwaannya akan bertambah.

Hal ini dikarenakan mereka yang memulai puasa Senin Kamis dilandasi dengan niat yang ikhlas hanya karena Allah ta’aala.

Jika ia sudah ikhlas dalam melakukan puasa, tentu akan ikhlas melaksanakan ibadah lainnya.

Orang-orang yang ikhlas dalam melaksanakan puasa Senin dan Kamis akan bersemangat dalam menjalankan puasanya dan amalan lainnya.

5. Surga Bagi Orang yang Sering Berpuasa

Allah SWT telah menyediakan Surga Ar-Rayyan bagi mereka yang rajin dalam melakukan ibadah puasa.

Pernyataan ini tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

“Sesungguhnya di Surga ada satu pintu yang namanya ‘Ar-Rayyan’ yang akan dimasuki oleh orang-orang yang sering berpuasa kelak pada hari Kiamat, tidak akan masuk dari pintu itu kecuali orang yang suka berpuasa. Di katakan: manakah orang-orang yang suka berpuasa? Maka mereka pun berdiri dan tidak masuk lewat pintu itu kecuali mereka. Jika mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup sehingga tidak seorang pun masuk melaluinya lagi.” (HR. Bukhori dan Muslim).

6. Hari Rasulullah SAW Melakukan Perjalanan

Hari Kamis merupakan hari-hari Rasulullah ketika sering melaksanakan perjalanan.

Dalam hadis riwayat Bukhari bahwa Ka’ab bin Malik ra. berkata:

”Sangat jarang Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam keluar (untuk melakukan perjalanan) kecuali pada hari Kamis.” – (H.R. Al-Bukhari).

Selain itu Ka’ab bin Malik juga berkata dalam hadis yang sama:

“Bahwa Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam keluar pada hari Kamis di peperangan Tabuk, dan (memang) beliau suka keluar (untuk melakukan perjalanan) pada hari Kamis.” – (H.R. Al-Bukhari).

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Puasa Senin Kamis

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved