Minggu, 18 Januari 2026

3 Tanda Perusahaan Sedang Mempersiapkan Layoff Besar-besaran, Salah Satunya Perekrutan Melambat

Perusahaan yang akan melakukan PHK biasanya menunjukkan tanda awal seperti perekrutan melambat, pengeluaran dipangkas, dan perubahan budaya kerja.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
tangkapan layar
ILUSTRASI PHK KARYAWAN - Tangkap layar YouTube HD Video Library - No Copyright Footage, memperlihatkan karyawan di sebuah studio. Perusahaan yang akan melakukan PHK biasanya menunjukkan tanda awal seperti perekrutan melambat, pengeluaran dipangkas, dan perubahan budaya kerja. 

Ringkasan Berita:
  • Perusahaan yang akan melakukan PHK besar biasanya menunjukkan tanda awal seperti perekrutan melambat, pengeluaran dipangkas, dan perubahan budaya kerja.
  • Sinyal lain muncul dari bahasa pimpinan yang menekankan efisiensi serta praktik pemecatan diam-diam yang mendorong karyawan keluar.
  • Gelombang PHK 2025 banyak dikaitkan dengan penerapan AI, meski sebagian pakar menilai hal itu juga akibat perekrutan berlebihan saat pandemi.


TRIBUNNEWS.COM –
Gelombang layoff atau pemutusan hubungan kerja (PHK) biasanya tidak terjadi secara tiba-tiba.

Perusahaan biasanya meninggalkan tanda-tanda yang bisa dikenali karyawan, mulai dari kebijakan internal hingga pola perekrutan.

Menurut Jason Walker dan Rey Ramirez, pendiri Thrive HR Consulting, sebuah perusahaan konsultan Sumber Daya Manusia (SDM), sebagian besar pemutusan hubungan kerja baru-baru ini dapat dikaitkan dengan kecerdasan buatan (AI).

“Perusahaan melihat peluang untuk menjadi lebih efisien dan menggunakan lebih sedikit staf dengan bantuan AI. Karena itu, mereka memanfaatkan momentum ini untuk mengurangi jumlah karyawan,” kata Walker kepada CNBC.com.

Alasan lainnya, menurut Walker, adalah karena menjelang akhir tahun perusahaan mulai mengevaluasi jumlah karyawan dan menekan biaya operasional, yang berujung pada pengurangan tenaga kerja secara umum.

Berikut tiga tanda perusahaan sedang mempersiapkan PHK besar-besaran, menurut Walker, Ramirez, dan para pakar lainnya, dirangkum Tribunnews, Senin (22/12/2025):

1. Perekrutan dan Pengeluaran Melambat

Menurut Jalonni Weaver, seorang perekrut berpengalaman yang berbasis di Dallas, Amerika Serikat, tanda utama akan adanya PHK adalah perlambatan perekrutan.

Ini menjadi tanda bahaya ketika perusahaan berhenti memposting lowongan baru atau ketika posisi yang dibuka dibiarkan kosong selama berbulan-bulan, kata Weaver.

Kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa perusahaan tengah menghadapi masalah keuangan.

Bagi Weaver, penurunan aktivitas perekrutan juga berarti posisinya sendiri ikut terancam.

“Pembekuan perekrutan tidak selalu berarti PHK akan segera terjadi, tetapi itu bukan pertanda bahwa kondisi keuangan perusahaan sedang baik,” kata Walker.

Ia juga menyarankan karyawan untuk mencermati penurunan tajam dalam pengeluaran perusahaan.

Baca juga: 16 Pekerjaan Bergaji Tinggi Berdasarkan Tipe Kepribadian

Saat perusahaan menghadapi tekanan keuangan, fasilitas seperti makanan ringan gratis biasanya dihilangkan, bonus akhir tahun dipangkas, atau bahkan ditiadakan sama sekali.

“Dengan perubahan-perubahan ini, budaya perusahaan biasanya ikut berubah dan tidak ada yang benar-benar bahagia,” kata Weaver.

2. Pesan Tersirat dalam Kata-Kata Pimpinan

Ramirez menyarankan karyawan untuk memperhatikan pernyataan para pemimpin perusahaan terkait masa depan bisnis.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved