Sabtu, 11 April 2026

Bacaan Doa

Doa Kamilin Setelah Tarawih dan Maknanya di Bulan Ramadhan

Doa Kamilin adalah doa yang dibaca setelah sholat tarawih dan witir pada bulan Ramadhan. Tarawih adalah salah satu sholat sunah yang dianjurkan.

Editor: Nuryanti
Tribunnews.com
DOA KAMILIN - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Selasa (17/2/2026). Doa Kamilin adalah doa yang dibaca setelah sholat tarawih dan witir pada bulan Ramadhan. Tarawih adalah salah satu sholat sunah yang dianjurkan. 
Ringkasan Berita:
  • Sholat tarawih adalah sholat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan di bulan Ramadhan.
  • Setelah sholat tarawih dan witir, muslim sebaiknya berdoa dan berdzikir.
  • Doa Kamilin merupakan salah satu doa yang dapat dibaca setelah sholat tarawih.
  • Doa Kamilin dinamakan demikian karena di dalamnya terdapat lafaz “waj‘alnā minal kāmilīn” yang berarti memohon agar Allah menjadikannya termasuk hamba-hamba yang sempurna dalam iman, ibadah, dan ketakwaan.

TRIBUNNEWS.COM - Doa kamilin merupakan bacaan doa yang dibaca setelah sholat tarawih pada bulan Ramadhan.

Disebut kamilin karena di dalam teks doanya terdapat lafaz “waj‘alnā minal kāmilīn” (واجعلنا من الكاملين) yang artinya “jadikanlah kami termasuk golongan orang-orang yang sempurna (imannya/amalnya)”.

Kata kamilin sendiri berasal dari bahasa Arab kāmil yang berarti sempurna atau paripurna, sehingga doa ini dikenal sebagai Doa Kamilin karena memuat permohonan agar Allah menjadikan orang yang membacanya termasuk hamba-hamba yang sempurna dalam iman, ibadah, dan ketakwaan.

Sholat tarawih sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada bulan Ramadhan, sebagai disebutkan dalam hadis:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Ia berkata: "Adalah Rasulullah saw menganjurkan mereka untuk melakukan qiyamu Ramadhan tetapi tidak mewajibkan, sebagaimana sabda beliau: Barang siapa yang terjaga (melakukan qiyam) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Muslim) 

Kementerian Agama menjelaskan dalam lamannya, sholat tarawih dikerjakan paling sedikit dua rakaat, namun para ulama dari berbagai mazhab menyebutkan jumlah rakaat yang paling banyak untuk sholat tarawih.

Menurut mazhab Hanafi, rakaat sholat tarawih adalah 20, sedangkan mazhab Maliki berpendapat jumlah rakaat sholat tarawih yaitu 20 atau 36 rakaat.

Mazhab Syafi'i berpendapat sholat tarawih berjumlah 20 rakaat, sama seperti mazhab Hanbali.

Setelah sholat tarawih, kemudian dianjurkan untuk mengerjakan sholat witir yang jumlah rakaatnya ganjil, yang utama yaitu tiga rakaat.

Kemudian, muslim sebaiknya berdoa dan berdzikir setelah sholat tarawih dan witir.

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut bacaan doa setelah tarawih.

Baca juga: Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah untuk Perempuan, Disertai Niat dan Doa-doa

Doa Kamilin Setelah Tarawih

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيمَانِ كَامِلِينَ، وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَدِّينَ، وَعَلَى الصَّلَوَاتِ مُحَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِينَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِينَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِينَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِينَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ، وَعَلَى الْبَلَايَا صَابِرِينَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِينَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِينَ، وَفِي الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِينَ، وَعَلَى سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِينَ، وَبِحُورٍ عِينٍ مُتَزَوِّجِينَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ وَدِيبَاجٍ مُتَلَبِّسِينَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ، بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ، مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ، وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا، ذَٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ عَلِيمًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Allaahummaj'alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa li faraa'idhika mu'addiina wa 'alash- shalawaati muhaafizhiin. Wa liz-zakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil- hudaa mutamassikiin. Wa 'anil-laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dun- yaa zaahidiin. Wa filaakhirati raaghibiin. Wa bil-qadhaa'i raadhiin. Wa bin-na'maa'i syaakiriin. Wa 'alal-balaayaa shaabiriin. Wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa'iriin. Wa 'alal-haudhi waaridiin. Wa fil-jannati daakhiliin. Wa minannaari naajiin. Wa 'alaa sariiratil-karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iinin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil-jannati aakiliin. Wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi'akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'al-ladziina an'amta 'alaihim minan-nabiyyiina wash- shiddiiqiina wasysyuhadaa'i wash- shaalihiin. Wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa. Dzaalikal-fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa Wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang beriman sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap keampunan-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk- Mu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan rela terhadap ketentuan-Mu dan mensyukuri segala nikmat-Mu, tabah (sabar) menerima cobaan dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad saw. dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju ke- besaran dari sutera berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas- gelas dan kendi-kendi yang tak kering-keringnya, bersama-sama dengan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada me- reka dari golongan para nabi, siddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shaleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah swt. dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

Doa Setelah Tarawih dan Witir

(3×) سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Subḥānal-malikil-quddūs (3×), Subbūḥun quddūsun rabbul-malāikati war-rūḥ. 

Artinya: “Maha Suci Dzat Yang Maha Merajai dan Maha Suci (3×). Maha Suci dan Maha Bersih, Tuhan para malaikat dan Ruh (Jibril).”

Doa Witir

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيمَانًا دَائِمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِينًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَخُشُوعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيرَنَا يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Allaahumma innaa nas'aluka iimaanan daa'iman. Wa nas'aluka qalban khaasyi'aw wa nas'aluka ilman naafi'an. Wa nas'aluka yaqiinan shaadiqan. Wa nas'aluka amalan shaalihan. Wa nas'aluka diinan qayyiman. Wa nas'aluka khairan katsiiran. Wa nas'alukal-'afwa wal-'aafiyah. Wa nas'aluka tamaamal- 'aafiyah. Wa nas'alukasy-syukra 'alal-'aafiyati wa nas'alukal- ghinaa'a 'anin-naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa wa takhasysyu'anaa wa tadharru'anaa wa ta'abbudanaa wa tammim taqshiiranaa yaa Allaah yaa Allaah yaa Allaah yaa arhamar-raahimiin. Wa shallallaahu 'alaa khairi khalqihi Muhammadiw wa 'alaa aalihii wa shahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, ketetapan ke- yakinan yang benar, (dapat melaksanakan) amal yang shaleh, tetap dalam agama Islam, kebaikan yang melimpah-limpah, memperoleh ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kepada-Mu kecukupan. Ya Allah, ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, khusyuk kami, ketundukan kami dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah kealpaan kami (dalam menunaikan kewajiban), ya Allah, ya Allah, ya Allah, wahai Zat Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Semoga Allah memberi rahmat atas sebaik-baik makhluk-Nya yaitu Nabi Muhammad, keluarga, dan semua sahabatnya. Dan segala puji hanya milik Allah Tuhan seluruh alam."

Tata Cara Tarawih

BAZNAS menyebutkan tata cara sholat tarawih sebagai berikut.

1. Niat sholat tarawih

Niat Shalat Tarawih sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an imāman lillāhi ta'ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah swt."

Niat Shalat Tarawih sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rakʻatayni mustaqbilal qiblati adā'an ma'mūman lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah swt."

Niat Shalat Tarawih Sendiri

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'atayni mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt."

2. Membaca surat Al-Fatihah

3. Membaca surah Al-Quran

4. Rukuk

5. Itidal

6. Sujud

7. Duduk di antara dua sujud

8. Sujud kedua

9. Kembali lagi mengerjakan rakaat kedua dengan cara yang sama. Terakhir, duduk tasyahud akhir dan salam. 

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved