Jumat, 24 April 2026

CEO Trifinity: Spork Harus Aman, Kuat, dan Efektif untuk Menusuk serta Menyendok

Trifinity mengembangkan spork dengan desain gigi garpu yang lebih panjang serta cekungan sendok yang dalam.

Editor: Content Writer
Trifinity
MEMILIH SPORK - Sebelah kiri: spork dengan desain yang kokoh, sebelah kanan: spork dengan desain asal-asalan 

TRIBUNNEWS.COM - Spork (spoon and fork) dikenal sebagai inovasi alat makan praktis yang menggabungkan fungsi sendok dan garpu dalam satu produk. Konsep ini dirancang untuk memudahkan konsumsi berbagai jenis makanan, mulai dari hidangan berkuah hingga makanan padat, tanpa perlu berganti alat makan.

Namun dalam praktiknya, tidak semua spork mampu menjalankan fungsi gandanya secara optimal. Sejumlah produk di pasaran dinilai hanya mengedepankan bentuk tanpa mempertimbangkan efektivitas desain dan aspek keamanan penggunaan.

Salah satu kelemahan yang kerap ditemui adalah desain gigi garpu yang terlalu pendek dan hanya berada di ujung cekungan sendok. Kondisi ini menyebabkan spork sulit digunakan untuk menusuk lauk seperti potongan daging atau gorengan. Selain itu, makanan berbentuk untaian seperti mie atau bihun juga sulit diputar karena gigi garpu tidak cukup panjang untuk mencengkram dengan baik. Pada akhirnya, fungsi garpu menjadi tidak maksimal dan spork lebih sering digunakan sebagai sendok biasa.

Di sisi lain, faktor ketahanan material juga menjadi perhatian. Spork yang berfungsi ganda membutuhkan material yang cukup tebal dan kuat agar tidak mudah patah saat digunakan untuk menusuk makanan padat. Produk dengan bahan terlalu tipis berisiko retak atau pecah, yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan apabila serpihan kecil tercampur dengan makanan.

CEO Trifinity, Suwito Triguna, menilai bahwa desain spork seharusnya tidak berhenti pada konsep multifungsi, tetapi juga memastikan kedua fungsi tersebut berjalan seimbang.

“Spork idealnya benar-benar bisa menusuk dan menyendok dengan baik. Panjang gigi garpu dan ketebalan material bukan sekadar detail teknis, melainkan faktor utama yang menentukan keamanan dan kenyamanan penggunaan,” ujarnya.

Menurut Suwito, panjang gigi garpu memungkinkan alat makan tersebut mencengkram makanan lebih stabil, termasuk untuk memutar mie atau pasta, tanpa mengurangi kemampuan menyendok kuah. Selain itu, ketebalan material yang memadai membantu menjaga daya tahan produk saat digunakan dalam berbagai jenis hidangan.

Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, Trifinity mengembangkan spork dengan desain gigi garpu yang lebih panjang serta cekungan sendok yang dalam. Produk ini juga dirancang dengan material lebih tebal untuk meningkatkan ketahanan saat digunakan, serta telah tersertifikasi Halal.

Dalam industri kuliner, pemilihan alat makan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga pengalaman pelanggan sekaligus aspek keamanan pangan. Standar kualitas alat makan, baik sekali pakai maupun reusable, menjadi bagian dari komitmen pelaku usaha dalam menghadirkan layanan yang aman dan profesional.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan alat makan praktis, inovasi desain yang mempertimbangkan fungsi dan keamanan diperkirakan akan semakin menjadi perhatian di pasar perlengkapan kuliner.

Baca juga: Mengenal Wooden Cutlery, Alat Makan Terbuat dari Kayu yang Ramah Lingkungan

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved