Pemilu 2024

Pengamat Nilai Kunjungan Airlangga ke Pesantren untuk Jaga Basis Konstituen di Jatim

Direktur Eksekutif Indostrategic A Khoirul Umam sebut kunjungan Airlangga ke Pesantren dalam rangka menjaga basis elektoral Golkar di Jawa Timur.

Penulis: chaerul umam
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (13/09). Direktur Eksekutif Indostrategic A Khoirul Umam sebut kunjungan Airlangga ke Pesantren dalam rangka menjaga basis elektoral Golkar di Jawa Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengunjungi dua pondok pesantren di Probolinggo. Airlangga didampingi sejumlah elite Partai Golkar. Kunjungan itu untuk menjalin kembali kedekatan Partai Golkar dengan para ulama di Jawa Timur (Jatim).

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) A Khoirul Umam menilai kunjungan tersebut sebagai suatu hal yang wajar karena Golkar memperoleh suara yang cukup besar pada Pemilu 2019.

"Golkar adalah partai peringkat 4 di Jawa Timur pada Pemilu 2019. Wajar Airlangga melakukan silaturahmi ke jaringan pesantren di Jawa Timur," kata Umam, kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Menurut Umam, kunjungan Airlangga juga penting dalam rangka menjaga basis elektoral Golkar di Jatim.

"Hal itu penting untuk menjaga basis pemilih loyal Golkar di Jatim," ucapnya.

Meski demikian, kunjungan tersebut dinilai tidak akan berpengaruh pada kenaikan elektabilitas Airlangga sebagai bakal calon presiden (capres) dari Partai Golkar pada Pilpres 2024.

"Namun hal itu tidak menjamin akan berpengaruh pada naiknya elektabilitas Airlangga di Jatim dan di tingkat nasional, mengingat Airlangga belum mampu menunjukkan aspek pembeda antara dirinya dengan para capres potensial lainnya," ujarnya.

Baca juga: Airlangga Hartarto Disebut Calon Prioritas Internal, Khofifah Masuk Radar PAN

Umam menekankan kunjungan tersebut tetap bernilai positif dalam rangka memantapkan mesin politik Golkar menjelang kontestasi 2024.

"Tapi setidaknya, safari politik seperti ini tetap baik untuk penguatan mesin partai politik menuju Pemilu 2024 mendatang," tandasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved