Bursa Capres

Sesumbar Pasangan Anies-AHY Tanpa Tanding, Demokrat Wanti-wanti NasDem dan PKS Soal Sosok Cawapres

Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut bahwa pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hampir tak tertandingi di Pilpres.

Editor: Wahyu Aji
Istimewa
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disambut Gubernur DKI Anies Baswedan saat mengikuti pertandingan Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategi DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut bahwa pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hampir tak tertandingi jika disandingkan di Pilpres 2024.

Herzaky mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil lembaga survei yang dirilis ke publik.

"Kami juga mendapat banyak informasi lembaga-lembaga survei kalau bicara pasangan Anies-AHY itu misalnya hampir tanpa tanding," kata juru bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (29/9/2022) kemarin.

Menurutnya, mengatakan hasil survei tersebut akan menjadi bahan pertimbangan partainya untuk selanjutnya dikombinasikan dengan calon mitra koalisi.

"Tentu ini jadi bahan pertimbangan, tapi lagi-lagi kalau kami nanti akan diskusikan komunikasikan dengan semua, para parpol sahabat calon mitra koalisi," ujarnya.

Namun demikian terkait pasangan Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum Partai Demokrat itu harus diperbincangkan bersama calon mitra koalisi Partai Demokrat, yakni PKS dan NasDem.

"Kalau nama, kalau bicara Mas Anies masuk lah di salah satu yang (disepakati), mungkin ya bisa saja, karena saat ini kan banyak yang lagi beredar nama Mas Anies," ungkapnya.

Sementara di sisi lain, kata dia, AHY juga didorong kader Partai Demokrat agar ikut dalam kontestasi pilpres mendatang.

"Namanya aspirasi kader, kami harus dengarkan," ucap Herzaky.

Baca juga: 3 Partai Disebut akan Capreskan Anies Baswedan, Pengamat Prediksi Ada 4 Poros yang Bertarung di 2024

Wanti-wanti soal sosok cawapres Anies

Dikutip dari Kompas TV, Herzaky meminta mengingatkan kepada elite Partai Nasdem dan PKS ihwal pemilihan sosok cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. 

Menurutnya, dalam menentukan tokoh yang akan dipilih menjadi cawapres saat pesta demokrasi nanti harus digodok secara cermat dan benar. 

"Karena itu, harus diramu dengan benar-benar cermat, siapa sosok capres dan cawapres yang paling tepat. Kalau capres sudah memiliki elektabilitas tinggi, jangan sampai kita memilih cawapres yang malah menggerus elektabilitas pasangan calon," kata Herzaky.

Ia menyebut, cawapres nanti harus menguatkan dan meningkatkan potensi kerterpilihan.

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved