Jumat, 29 Agustus 2025

Sandiaga Uno dan Kiprah Politiknya

Pengamat: Jika Gabung PPP, Ada Potensi Sandiaga Jadi Cawapres Dampingi Airlangga Hartarto

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno disebut berpeluang diusung calon wakil presiden dari KIB.

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJOGJA.COM / Neti Istimewa Rukmana
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sedang berbincang dengan awak media seusai meninjau kesiapan lokasi ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, di Candi Prambanan pada Minggu (8/1/2023). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno disebut berpeluang diusung calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Peluang tersebut asalkan Sandiaga bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Power Ikhwan Arif mengatakan, posisi cawapres sangat menentukan apalagi kandidat punya track record yang baik.

Misalnya, punya pengalaman sebagai menteri atau background pengusaha yang punya modal logistik yang kuat.

"Jadi ini alasan PPP tertarik mendukung Sandiaga Uno sebagai Capres atau Cawapres potensial pilihannya PPP," kata Ikhwan kepada wartawan, Selasa (17/1/2023).

Ikhwan menilai, peluang Sandiaga maju di Pilpres 2024 melalui Partai Gerindra sudah tertutup, terlebih Gerindra secara terang-terangan mendeklarasikan Prabowo sebagai capres dan keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapresnya.

"Sandiaga jika direstui Pak Prabowo maju di Pilpres, besar kemungkinan akan diusung KIB sebagai cawapres potensial pilihan KIB yang akan mendampingi Ketua Umumnya Golkar Airlangga Hartarto," lanjutnya.

Oleh karena itu, Ikhwan menambahkan Sandiaga berpotensi diusung KIB sebagai cawapres yang akan mendampingi Airlangga.

Apalagi Sandiaga punya background politik serta pengusaha yang punya modal logistik yang kuat.

"Sangat rasional ketika PPP menominasi Sandiaga untuk maju di Pilpres. Apalagi PPP tergabung dalam KIB," kata Ikhwan.

Menurutnya, jika duet Airlangga dan Sandiaga terwujud bisa saja koalisi lain akan kewalahan.

"Hal itu lantaran keduanya menteri pilihan Presiden Jokowi yang menurut saya akan mendapatkan restu juga dari Pak Jokowi. Persoalan elektabilitas bisa diukur ulang," tandas Ikhwan.

Baca juga: Pengamat Menilai Jika Sandiaga Uno Gabung PPP, Bisa Lahir Pasangan Baru Airlangga-Sandiaga

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menerima laporan dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandi Uno terkait kondisi hubungannya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Diketahui, Sandiaga diisukan keluar dari Gerindra dan bergabung ke PPP.

"Pak Sandi juga menjelaskan kepada kami di PPP, meyakinkan juga bahwa Insyaallah hubungan beliau dengan Prabowo tetap baik bahkan dengan teman-teman Gerindra tetap baik," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (12/1/2023).

Arsul menilai soal isu Sandiaga bergabung ke PPP lebih baik ditanya langsung kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu.

"Ya tanya kepada Pak Sandi kalau soal apakah Pak Sandi tetap di Gerindra, atau Pak Sandi misalnya berkenan untuk masuk PPP itu harus beliau yang jawab," kata Arsul.

Lebih lanjut, Arsul menilai bahwa hal yang biasa jika ada pihak yang mempersoalkan ketika salah satu tokoh partai politik tertentu diisukan pindah ke partai lain.

Di sisi lain, Arsul juga menyampaikan argumennya soal Sandiaga dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir paling sering diundang ke acara-acara PPP.

"Ada growing support lah ya dukungan-dukungan yang meningkat, dan karena itu memang hak para kader, jajaran para pengurus di bawah, ya tidak bisa kita larang," tandas dia.

Prabowo: Kalau Tidak Cocok dengan Saya, Silakan Keluar dari Gerindra

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bicara soal bagaimana dinamika di partai politik sering terjadi, termasuk soal cocok atau tidaknya seorang kader di partai tersebut.

Apakah Prabowo, menyinggung soal Sandiaga Uno yang dikabarkan pindah ke PPP?

Menurut Prabowo, jika memang ada yang tidak cocok dengan dirinya dan Gerindra, orang tersebut dipersilakan pindah ke partai lain.

Baca juga: PPP Menduga Sandiaga Uno Ingin Gabung Partainya Karena Ingin Lebih Dikenal Jelang Pilpres 2024

Awalnya, Prabowo menjelaskan soal kader partai harus mengoreksi jika ada yang bersalah. Prabowo bahkan sering ditanya apakah selama ini dikhianati atau dibohongi dalam dunia politik.

"Mungkin, tapi yang penting Prabowo jangan bohong," kata Prabowo di Sekretariat Badan Pemenangan Presiden, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2023).

Dia pun mengajak para kader Gerindra untuk mendoakan para rekan sesama. Dia juga meminta para kader untuk menghormati rekan yang mau masuk partai politik.

"Kalau mau pisah, pisah yang baik, silakan. Saya katakan semua partai baik, kita harus hormati orang yang mau masuk parpol, karena politik artinya upaya memperbaiki kehidupan rakyat. Kalau ada orang yang mau melakukan itu ya monggo, mari kita bersaing, kita adu program," kata dia.

Setelah itu, Prabowo lagi-lagi menyinggung soal ketidakcocokkan seseorang di partai politik.

Dia bahkan mencontohkan dirinya ketika masih berada di Partai Golkar dulu.

"Kalau tidak cocok dengan Prabowo, enggak apa-apa, cari partai lain. Pindah partai boleh dong. Aku juga di Golkar aku menghadap ketum, aku bikin surat pengunduran diri kepada Partai Golkar untuk pamit," kata dia

Dia mengatakan jangan ketika berada di partai, garis-garis dan kebijakan partai tidak diikuti.

"Ini enggak benar. Ini tidak bagian dari kesetiaan team work, kekompakan kerja sama, baik itu yang membuat kita kuat dan unggul, kita tak berpikir sesaat, tapi jangka panjang untuk bangsa negara," kata dia.

Ketika dikonfirmasi ke Prabowo soal pernyataan tersebut apakah ditujukan ke Sandiaga, dia hanya menjawab singkat.

"Kalian ambil kesimpulan sendirilah. Kira berpikir yang baik-baik," pungkasnya.

Sandiaga Tegaskan Masih Kader Gerindra

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno kembali menegaskan dirinya masih sebagai kader partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu

Hal tersebut menanggapi kabar soal dirinya yang akan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Saya sendiri sampai saat ini masih kader Gerindra. Dan saya patuh dan tegak lurus terhadap apa yang nanti menjadi arahan Pak Prabowo," ujar Sandiaga di Kompleks Kepresidenan, Senin (2/1/2023).

Baca juga: Sandiaga Uno Diisukan Merapat ke PPP, Petinggi Partai Malah Mengaku Belum Ada Komunikasi

Menparekraf itu menjelaskan, hubungannya dengan Partai Gerindra saat ini sangat baik.

Soal pernyataan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyinggung kabar kepindahannya ke PPP, Sandiaga mengatakan bahwa komentar rekannya itu sebagai penilaian karena beberapa kali dirinya diundang untuk menghadiri acara PPP.

"Kebetulan kami juga kami sangat dekat bermitra, tapi sampai saat ini saya masih menjadi anggota Gerindra, kader," jelasnya.

"Saya berharap ini tentunya salah satu menjadi pelajaran politik kita bahwa fatsun politik kita harus genggam erat, saya diundang masuk ke Gerindra, saya bergabung, besar dan bernaung di bahwa pimpinan Pak Prabowo, dan arahan beliaulah yang akan menjadi panduan," tandas Sandiaga.

Sebelumnya, Sebelumnya, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mendengar kabar bahwa Sandiaga Uno segera bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kabar tersebut diterima Dasco dari rekan fraksi PPP DPR RI.

Hal itu disampaikan Dasco menanggapi kesiapan Sandiaga yang maju menjadi calon presiden pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Jadi saya pikir pernyataan Pak Sandi yang mau kemudian mencapreskan dan Pak Prabowo tidak masalah, saya pikir itu tidak perlu dijadikan polemik karena saya sudah mendengar kabar dari teman-teman Fraksi PPP bahwa Pak Sandi itu sebentar lagi sudah resmi menjadi anggota PPP," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Dasco menyebut, jika Sandiaga sudah resmi menjadi kader PPP, urusan pencapresan tersebut menjadi ranah partai berlambang Ka'bah itu.

Gerindra tak akan mencampuri urusan siapa yang akan diusung PPP sebagai capres 2024.

"Sehingga kalau sudah menjadi anggota PPP itu kewenangan dari partai PPP untuk mencalonkan atau tidak mencalonkan," ujar Wakil Ketua DPR RI itu.

Lebih lanjut, Dasco mengungkapkan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu belum menyatakan mengundurkan diri dari Partai Gerindra.

Namun, Dasco kembali mengatakan tak lama lagi Sandiaga segera menjadi kader PPP.

"Saya denger kabar terakhir dari teman-teman fraksi PPP mungkin bisa ditanyakan bahwa sebentar lagi sudah dah menjadi anggota PPP," pungkas Dasco.

Untuk diketahui Sandiaga Uno memang beberapa kali kerap menyatakan siap maju capres.

Terbaru, Sandiaga menghadiri acara Kongkow Kebangsaan dan Silaturahmi Madura Raya bertajuk 'PPP Membangun Jiwa Enterpreneurship Kader Masa Depan' di Front One Hotel Pamekasan, Madura pada Minggu (18/12/2022).

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Waru Barat, Abdus Salam Ramli meminta Sandiaga untuk maju sebagai Capres 2024 mendatang.

Namun, Sandiaga menegaskan kewenangan keputusan penetapan capres dan cawapres berada di tangan partai politik.

Baca juga: PPP Dapat Informasi dari Sandiaga Uno soal Hubungan dengan Prabowo Subianto Masih Berjalan Baik

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu menuturkan dirinya semua siap bila sudah menjadi keputusan partai.

"Apapun keputusannya kita harus siap," ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan