Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Pengamat Nilai Klaim Puan Soal AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar hanya Gimik Semata

Pengamat sebut pernyataan Puan Maharani soal AHY masuk radar cawapres untuk Ganjar hanya gimik dan bagian dari kepura-puraan semata.

Tangkap layar akun Instagram @agusyudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono melakukan pertemuan dengan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Kantor Ketua DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2020). Analis Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai pernyataan Puan Maharani soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk radar cawapres untuk Ganjar hanya gimik dan bagian dari kepura-puraan semata. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Analis Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai pernyataan Puan Maharani soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk radar cawapres untuk Ganjar hanya gimik dan bagian dari kepura-puraan semata.

"Saya menyebut masih gimik saja, namanya juga politik pura-pura serius, merangkul. Tapi dalam fakta dan kenyataannya sampai saat ini masih berlawanan antara PDIP yang berada di pemerintahan sedangkan Demokrat yang lebih memilih oposisi," kata Ujang ketika dihubungi Selasa (7/6/2023).

Ujang melanjutkan itu hanya bagian dari gimik dan kepura-puraan semata soal nama AHY masuk radar. Mungkin saja masuk radar tapi urutan paling bawah. 

"Saya menyebutnya sebagai kepura-puraan politik. Dan hal itu biasa-biasa aja memunculkan nama AHY dari pihak oposisi. Karena kalau dalam konteks politik sangat rugi jika PDP menempatkan nama AHY sebagai cawapres," jelasnya.

Dan menjadi keanehan kata Ujang jika itu terjadi, karena menempatkan lawan menjadi pihak yang diberi ruang untuk bisa mendapat kekuasaan.

"Seperti kita tahu hubungan antara PDIP dan Demokrat sampai saat ini belum pernah bagus. Tidak baik-baik saja," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Politik, Puan Maharani membeberkan nama-nama figur yang masuk bursa partainya sebagai pendamping Ganjar Pranowo sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Menurut Puan, ada 10 nama figur yang kini masuk pertimbangan PDIP untuk dibahas.

Dia pun menyebut satu persatu nama tersebut dari mulai Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bahkan, Puan turut menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga: Mahfud MD Tolak Jadi Cawapres Anies Baswedan dan Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo

Peryataan Puan itu disampaikan saat ditanya soal sosok cawapres yang bakal dibahas PDIP untuk pendamping Ganjar di Pilpres 2024.

"Pencawapresan nama kan banyak ada ada 10. Kalau boleh saya sebutkan yang ada di media ada Pak Mahfud sudah masuk namanya. Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, Pak AHY, sopo (siapa) lagi mas, Pak Airlangga, nama-nama itu ya masuk dalam peta yang ada di PDI Perjuangan kalau bisa saya sebut beberapa nama itu," kata Puan saat konferensi pers di sela-sela Rakernas III PDIP, Sekolah Partai Lenteng Agung Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Rakernas III PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung Jakarta pada Selasa (6/6/2023) (atas). Berikut ini bocoran cawapres Ganjar Pranowo yang disampaikan Puan Maharani. Ada Menko Polhukam, Mahfud MD (kiri tengah); Ketum Demokrat, AHY (kanan tengah); Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri bawah); Menparekraf, Sandiaga Uno (tengah bawah); hingga Ketum Golkar, Airlangga Hartarto (kanan bawah).
Rakernas III PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung Jakarta pada Selasa (6/6/2023) (atas). Berikut ini bocoran cawapres Ganjar Pranowo yang disampaikan Puan Maharani. Ada Menko Polhukam, Mahfud MD (kiri tengah); Ketum Demokrat, AHY (kanan tengah); Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri bawah); Menparekraf, Sandiaga Uno (tengah bawah); hingga Ketum Golkar, Airlangga Hartarto (kanan bawah). (TRIBUNNEWS.com Irwan Rismawan/WARTAKOTA Yulianto/DOK. Golkar)
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan