Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

PDIP Akui Tak Main-main Sebut AHY Kandidat Cawapres Ganjar: Bukan Godaan Politik

PDI Perjuangan (PDIP) akui tak main-main soal sebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi cawapres dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Penulis: Milani Resti Dilanggi
Editor: Nuryanti
YouTube PDI Perjuangan
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. PDI Perjuangan (PDIP) akui tak main-main soal sebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi cawapres dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

TRIBUNNEWS.COM - PDI Perjuangan (PDIP) mengaku tak main-main soal masuknya nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo

Masuknya nama AHY menjadi kandidat cawapres Ganjar itu sebelumnya diungkap oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, di sela-sela Rapat Kerja Nasional ke-III, Selasa (6/6/2023).

PDIP menyatakan pernyataan Puan serius dan bukan godaan politik semata. 

"Ini bukan suatu hal yang main-main dan bukan godaan politik," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (7/6/2023) dikutip dari YouTube Kompas TV

Pernyataan Puan itu, kata Hasto, disampaikan berdasarkan semangat persahabatan dan pertimbangan dari hasil survei.

"Ini disampaikan dengan semangat persahabatan," ujarnya. 

Baca juga: PDIP Tak Bermaksud Remehkan AHY soal Masuk Bursa Cawapres Ganjar

Meski demikian PDIP menghormati AHY yang memilih untuk mengedepankan etika dan moral dalam berpolitik.

"Ya tapi kita juga hormati pernyataan Mas AHY yang mengedepankan etika politik, mengingat Partai Demokrat sudah mengumumkan untuk mendukung Pak Anies Baswedan."

"Tetapi politik ini juga terbuka, dan apa yang disampaikan mbak Puan juga postif untuk membuka ruang dialog tersebut," ujar Hasto. 

Meski ada etika politik yang perlu diperhatikan, kata Hasto, segala kemungkinan untuk mencari ruang dalam membangun kerja sama masih dimungkinkan

"Kita harus kedepankan soliditas sesama anak bangsa, apalagi PDIP ini adalah rumah kebangsaan Indonesia Raya. 

"Kami ingin merangkul dan bersama-sama dalam Pilpres ini ada dialog." 

"Meski tadi mas AHY mengatakan ada etika politik sudah bersama Anies Baswedan, politik kan membuka kemungkinan-kemungkinan untuk mencari ruang di dalam membangung kerja sama dalam politik tersebut," ujar Hasto. 

Respons AHY 

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2023).
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2023). (Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha)

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan apresiasinya karena telah diperhitungkan jadi cawapres Ganjar. 

"Begini saya pertama berterima kasih kepada siapapun yang menyebutkan bahwa AHY bisa diperhitungkan dan lain sebagainya berpasangan dengan siapapun."

"Termasuk terakhir Ibu Puan Maharani menyampaikan bisa saja dengan mas Ganjar pranowo begitu," kata AHY di kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2023).

AHY mengatakan, dirinya menghormati siapa saja yang memberikan sikap dan pernyataan.

"Bagi saya demokrasi adalah ruang yang bebas, ruang yang luas untuk hadirnya gagasan-gagasan semacam itu," kata AHY.

AHY juga menuturkan, dirinya selalu melakukan komunikasi dengan berbagai partai. 

Menurutnya, politik Indonesia memang harus cair karena bukan politik pembelahan.

"Bukan hanya ada dua partai utama seperti layaknya Amerika Serikat, itu saja mereka selalu membuka komunikasi antara republican dengan Demokrat di Amerika misalnya," tutupnya.

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, saat jumpa pers setelah Rakernas PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, saat jumpa pers setelah Rakernas PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP bidang Politik, Puan Maharani membeberkan nama-nama figur yang masuk bursa partainya sebagai pendamping Ganjar Pranowo sebagai  bakal cawapres di Pilpres 2024.

Satu di antaranya, Puan menyebut nama AHY. 

Selain itu, Puan juga menyebut nama Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Peryataan Puan itu disampaikan saat ditanya soal sosok cawapres yang bakal dibahas PDIP untuk pendamping Ganjar di Pilpres 2024.

"Pencawapresan nama kan banyak ada 10." 

"Kalau boleh saya sebutkan yang ada di media ada Pak Mahfud sudah masuk namanya: Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, Pak AHY, sopo (siapa) lagi mas, Pak Airlangga, nama-nama itu ya masuk dalam peta yang ada di PDI Perjuangan kalau bisa saya sebut beberapa nama itu," kata Puan, Selasa (6/6/2023) dikutip dari youTube Kompas TV. 

Puan menyebut, semua figur tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun hal tersebut, kata Puan, akan dipertimbangkan lebih lanjut oleh PDIP

"Nantinya dipertimbangkan dan kemudian apakah itu bisa bekerja sama dengan calon dari PDI Perjuangan sesuai dengan visi misi, cita-cita dan sebagainya," ungkap Puan.

Nantinya nama figur cawapres Ganjar, kata Puan, akan dikerucutkan kembali oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

(Tribunnews.com/Milani Resti/Rahmat Fajar N)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan