Pilpres 2024
Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Cak Imin Sebut Belum Ada Tawaran, Sandiaga Uno: Saya Merasa Terhormat
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, mengaku hingga kini belum ada tawaran kepadanya untuk menjadi calon wakil presiden Ganjar.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengatakan hingga kini belum ada tawaran kepadanya untuk menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo.
Diketahui, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masuk dalam bursa cawapres dari PDI Perjuangan (PDIP).
Cak Imin masuk dalam bursa cawapres bersama tokoh lainnya, yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Merespons hal tersebut, Cak Imin mengatakan belum mendapatkan tawaran untuk menjadi cawapres Ganjar.
"Belum ada yang nawarin," katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (12/6/2023).
Di sisi lain, Cak Imin menjelaskan kemungkinan ada tambahan partai yang bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Baca juga: Jika Ajukan AHY Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat Sebut Koalisi Demokrat-PDIP Sulit Terjalin
Namun, parpolnya masih dirahasiakan Cak Imin karena masih menjalin komunikasi dengan Prabowo.
"Ada, tapi saya tidak bisa umumkan," jelas Cak Imin.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengungkapkan dirinya merasa terhormat masuk bursa cawapres Ganjar Pranowo.
"Saya merasa terhormat menjadi bagian pertimbangan dari sekian banyak. Namun dari pemikiran saya ini apa yang bisa saya kontribusikan," kata Sandiaga Uno ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/6/2023).
Sandiaga mengatakan, bahwa dirinya ingin kepemimpinan Indonesia ke depan selain ekonomi ada keberlanjutan.
"Karena saya ingin kepemimpinan kita ke depan mengutamakan pemikiran-pemikiran selain ekonomi, tapi juga keberlanjutan lingkungan, sustainable, ini luput dari diskursus yang ada dalam beberapa bulan terakhir ini. Hanya membicarakan berkaitan dengan koalisi, bagiamana power hiring," lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, juga merespons soal dirinya masuk bursa calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.
Basuki mengaku tidak tertarik menjadi calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.
Ia juga mengatakan, belum ada pembicaraan dengan PDI-P terkait tawaran menjadi cawapres Ganjar.
"Saya lebih baik ambil yang lain," kata Basuki saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023), dilansir Kompas.com.
Seperti diketahui, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, lebih dulu mengungkapkan sejumlah nama tokoh kandidat cawapres Ganjar pada Rakernas PDIP hari pertama, Selasa (7/6/2023), di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Tokoh tersebut, di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kemudian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
Puan mengungkapkan, nama-nama tersebut, mempunyai kelebihan yang nantinya akan dipertimbangkan.
Namun hal tersebut, kata Puan, akan dipertimbangkan lebih lanjut oleh PDIP.
Kemudian, Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, juga menyebut nama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar masuk dalam bursa cawapres Ganjar.
Basarah pun mengatakan, partai-partai politik yang mendukung Ganjar lainnya masih akan berproses lantaran waktunya masih cukup panjang.

Ketum PDIP Megawati Minta untuk Sabar
Sementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, buka suara terkait sosok pendamping Ganjar pada Pilpres 2024.
Ketum PDIP Megawati pun meminta masyarakat untuk bersabar.
Ia belum ingin memberi tahu sosoknya dan akan menyampaikan setelah ditentukan siapa orang yang akan mendampingi Ganjar.
"Sudahlah, sudah, nanti juga (diberi tahu). Kan, masa nanti engga diberi tahu? Diberi tahulah."
"Kalau ditanya tanggalnya, ya, tunggu saja dulu. Terus siapa orangnya? Ya, tunggu saja dulu," kata Presiden kelima RI itu, saat menggelar konferensi pers bersama Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, seusai menandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama politik di Pemilu 2024, Jumat (9/6/2023).
Baca juga: Penentuan Cawapres Anies Dekati Proses Akhir, Benarkah Nasib AHY Digantung?
Bocoran Nama yang Masuk Bursa Cawapres Ganjar
- Menko Polhukam Mahfud MD
- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
- Menteri BUMN Erick Thohir
- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
- Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto
- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono
- Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Reza Deni, Milani Resti, Rahmat Fajar Nugraha)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.