Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

PDIP Yakin Ganjar Menang Satu Putaran di Pilpres 2024, Hasto: Strategi Terbaik Disiapkan

Hasto meyakini PDIP dapat memenangkan bakal Capresnya Ganjar Pranowo dalam satu putaran di Pilpres 2024, strategi terbaik disiapkan tim pemenangan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PPP Mardiono (kedua kiri) bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kiri), Ketua Harian Nasional Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi (kedua kanan) dan Sekjen Partai Hanura Kodrat Shah (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai mengikuti rapat konsolidasi partai politik dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Jakarta, Rabu (13/9/2023). Rapat yang diikuti oleh Tim Pemenangan Nasional ini membahas soal agenda-agenda strategis pemenangan Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - PDI-Perjuangan berharap dapat memenangkan bakal Capresnya Ganjar Pranowo dalam satu putaran di Pilpres 2024.

Apalagi, PDIP pernah beberapa kali bisa memenangkan Capresnya dalam satu kali putaran.

Dijelaskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, partainya pernah membawa Capresnya untuk menang satu kali putaran, yakni pada tahun 2009, 2014 dan 2019.

Baik itu pada saat pemilihan dua pasang Capres, maupun tiga pasangan Capres.

Hal itu, kata Hasto, tidak lepas dari upaya partai PDIP dan koalisinya dalam merumuskan target-target terbaiknya menuju kontestasi.

Baca juga: Mahfud MD Respons Godaan PDIP Terkait Cawapres Ganjar: Saya Catat Semua

"Tentu saja kami merumuskan target-target yang terbaik pada pemilu 2014 ada dua pasang calon sehingga bisa satu putaran, demikian pula tahun 2019."

"Pada 2009 itu juga ada tiga pasang calon itu bisa satu putaran dan tahun 2004 kalau tidak salah 5 pasangan Capres itu berlangsung dua putaran," ungkap Hasto dikutip dari Kompas Tv.

Namun, lanjut Hasto, hasilnya tetap dikembalikan kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

"Yang menentukan satu putaran atau dua putaran itu kan rakyat Indonesia."

"Di dalam desain pemenangan tentu saja kami menyiapkan suatu strategi yang terbaik yang intinya menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di dalam menentukan mau satu putaran atau dua putaran," jelas Hasto.

Senada dengan Hasto, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyebut pihaknya juga optimistis Ganjar Pranowo akan menang satu putaran di Pilpres 2024.

Baca juga: Ganjar Pranowo Muncul dalam Tayangan Azan, Begini Penjelasan Ketua DPC PDIP Solo

Keyakinan itu berangkat dari hasil terbaru survei Litbang Kompas yang menempatkan elektabilitas Ganjar di posisi teratas.

"Kami optimis bahwa kontestasi pada tanggal 14 Februari 2024 akan kami lewati dengan satu putaran," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/8/2023).

Apalagi, lanjut Said, dari berbagai hasil lembaga survei elektabilitas Ganjar mengalami kenaikan alias reborn.

Ia meyakini Ganjar mampu bersaing jika head to head dengan kontestan lainnya.

"Kami sadari sepenuhnya bahwa kalau head to head bahwa Pak Ganjar selisihnya di antara rentang 5-7 persen, kami bisa mencapai itu, kami bukan hanya sekadar keyakinan semata."

"Tapi berbagai peluang memungkinkan Pak Ganjar untuk bisa bersaing dengan sehat dengan Pak Prabowo Subianto," ungkap Said.

Baca juga: KPU Masukkan Dana Pilpres Dua Putaran dalam Penyusunan Anggaran Pemilu 2024

Sebelumnya, Survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bersaing dengan ketat.

Sementara itu, Capres Anies Baswedan masih tertinggal jauh.

Ganjar diketahui unggul dalam simulasi terbuka, simulasi 10 nama, 5 nama hingga 3 nama.

Dalam simulasi terbuka, elektabilitas bacapres Ganjar Pranowo dipilih responden sebanyak 24,9 persen.

Sementara urutan kedua ada Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 12,7 persen.

Dalam simulasi 10 nama, Ganjar Pranowo dapat 29,6 persen, Prabowo Subianto 27,1 persen, dan Anies Baswedan 15,2 persen.

Pada simulasi lima nama, Ganjar memperoleh suara sebesar 31,8 persen, Prabowo 27,8 persen, dan Anies 15,6 persen.

Lalu dalam simulasi tiga nama, Ganjar mendapatkan elektabilitas 34,1 persen, Prabowo yang punya 31,3 persen dan Anies 19,2 persen.

Sebagai informasi, survei Litbang Kompas ini dilakukan dengan tatap muka pada 27 Juli-7 Agustus 2023, melibatkan 1.364 responden di 38 provinsi yang tersebar di 331 desa/kelurahan di Indonesia, dengan margin of error +/- 2,65 persen.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui awak media usai rapat konsolidasi dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Gedung High End, Kompleks MNC Media, Jakarta, Rabu (13/9/2023).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui awak media usai rapat konsolidasi dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Gedung High End, Kompleks MNC Media, Jakarta, Rabu (13/9/2023). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Baca juga: Kata Jokowi Soal Anggapan Pemerintah Hanya Siapkan Anggaran Pemilu untuk Satu Putaran Saja

Alasan Upayakan 1 Putaran

Mengutip Kompas Tv, sementara itu Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan alasan PDIP terus mengupayakan satu kali putaran.

Pertama, yakni bisa menghemat anggaran yang dikeluarkan KPU untuk pesta demokrasi ini.

"KPU telah menganggarkan putaran pertama menghabiskan Rp 64 triliun, jika sampai di dua putaran pemerintah menganggarkan Rp 76 triliun."

"Kalau bisa satu putaran paling tidak negara bisa mengefisienkan Rp 14 triliun, ini dari KPU sumbernya," ungkap Djarot, Kamis (14/9/2023).

Lalu yang kedua bisa mempercepat stabilitas politik dan ketiga mempercepat kestabilan ekonominya.

"Kalau dari stabilitas politik, kalau satu putaran itu lebih cepat untuk pemulihannya."

"Termasuk mempercepat kestabilan ekonomi, dengan itu maka kita bisa segera merealisasikan yang telah menjadi program Jokowi, hal itu akan dilakukan tentunya jika Ganjar yang memenangakan konstestasi ini," lanjut Djarot.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Chaerul Umam)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan