Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Tak Direstui Jadi Cawapres, Ridwan Kamil Disiapkan Golkar Jadi Calon Gubernur Jabar atau DKI Jakarta

Partai Golkar memastikan tidak akan merestui mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil maju menjadi Cawapres di Pilpres 2024.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar memastikan tidak akan merestui mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil maju menjadi calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden atau Pilpres 2024.

Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono menyatakan nantinya Ridwan Kamil (RK) dipersiapkan untuk maju menjadi calon Gubernur Jawa Barat ataupun calon Gubernur DKI Jakarta.

"Saat ini pak RK ditugaskan oleh partai Golkar kita persiapkan untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Barat ataupun DKI, itu saja," kata Dave saat ditemui dalam sela-sela acara Golkar Institute yang mengundang mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (16/9/2023).

Ia menuturkan saat ini tidak ada pembahasan yang mengarah Ridwan Kamil untuk diusung menjadi cawapres.

Baca juga: Pengamat Nilai Ridwan Kamil Lengkapi Kekurangan Elektoral Ganjar di 3 Provinsi Ini

Adapun Golkar masih berkomitmen untuk mendorong Airlangga Hartarto menjadi cawapres.

"Saat ini calon wakil presiden sesuai dengan kebijakan partai Golkar itu hanya Pak Airlangga Hartarto. Jadi nggak usah dikembangin ke sana ke mari lagi. Karena sikap resmi itu hanya begitu," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Golkar Melchias Markus Mekeng meminta Ketum Golkar Airlangga Hartarto mencabut dukungan terhadap pencapresan Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Khususnya, jika nantinya Eks Danjen Kopassus itu tidak memberikan kursi cawapres kepada Golkar.

Baca juga: Survei Simulasi SMRC: Duet Ganjar-Ridwan Kamil Ungguli Anies-Cak Imin dan Prabowo-Erick Thohir

Menurutnya, Airlangga diminta harus rasional di dalam pemilihan presiden kali ini.

Dia mengusulkan agar Golkar lebih baik mendukung kadernya Ridwan Kamil menjadi cawapres Ganjar Pranowo.

"Airlangga harus rasional kalau gak diambil sama Prabowo, lebih baik dukung RK sama Ganjar agar Golkar tetap dapat porsi di pemerintahan yang akan datang," kata Mekeng kepada wartawan, Kamis (14/9/2023).

Ia menurutkan bahwa Golkar sudah sering menjadi pendukung Prabowo sejak Pilpres 2014.

Namun, partai berlambang pohon beringin itu tidak pernah memperoleh kemenangan.

Karena itu, kata Mekeng, Airlangga diminta untuk realistis jika nantinya Prabowo memutuskan untuk tidak menunjuk cawapres yang berasal dari kader Golkar.

"Makanya saya tadi bilang. Kalau Airlangga tidak didukung jadi cawapres ya ngapain juga kita di situ. Pasti di internal Golkar di bawah pun akan lihat kader Golkar lain yang punya potensi, itu mah rasional aja," jelasnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan