Pilpres 2024
Anies Ceritakan Pengorbanan NasDem Usung Dirinya sebagai Capres: Ancamannya Banyak
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menceritakan pengorbanan Partai NasDem yang mengusungnya pada Pilpres 2024.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menceritakan pengorbanan Partai NasDem yang mengusungnya pada Pilpres 2024.
Hal ini disampaikan oleh Anies ketika melakukan kampanye akbar di Lapangan Tegallega Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/1/2024).
Mulanya, dia mengatakan bahwa gagasan perubahan yang dibawanya diterima oleh Partai Nasdem dengan Surya Paloh yang menjabat sebagai Ketua Umum.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Partai NasDem menghadapi tantangan yang berat setelah mendukung dirinya sebagai capres.
"Akibat mengambil keputusan melakukan perubahan, maka Pak Surya Paloh dan Nasdem menghadapi tantangan yang amat besar," jelas Anies dikutip dari WartaKotalive.com.
Jika menengok perjalanan 1,5 tahun ke belakang, Anies mengatakan NasDem mendapatkan banyak ancaman.
“Ancamannya banyak dan tidak usah saya bilang satu persatu semua yang hadir di sini semua tau persis."
"Ini rapat akbar partai Nasdem semua tau apa yang dialami partai NasDem satu setengah tahun ini,” ujarnya.
Meski mendapat ancaman dan tantangan yang berat, Anies menegaskan Partai NasDem dan Surya Paloh tak akan mundur.
Anies, Surya Paloh, maupun NasDem terus konsisten mengusung gagasan perubahan.
“Selama satu setengah tahun, apakah Pak Surya dan NasDem bergeming? Apakah gentar? Apakah berbelok? Yang terjadi adalah konsisten mengusung gagasan perubahan,” jelasnya.
Baca juga: Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Kemendagri dan Tim Pembina Samsat Nasional Siapkan Inovasi
Alasan Surya Paloh Usung Anies
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama di acara kampanye akbar, Surya Paloh mengungkap alasan partainya mengusung Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024.
Menurutnya, capres nomor urut satu itu adalah yang terbaik dari yang baik.
Hal ini, sambungnya, berdasarkan pertimbangkan dan perenungan objektif dari pihaknya.
"Kenapa kita calonkan Anies? Dengan seluruh pertimbangan hasil perenungan seobjektivitas, Anies adalah yang terbaik dari yang baik."
"Mari sampai hari pencoblosan nanti kita harus menjaga perjalanan demokrasi ini supaya pemilu berjalan baik," ujarnya, Minggu, dikutip dari TribunJabar.id.
Dia juga menegaskan, kalah dan menang dalam pemilu adalah hal yang biasa, tetapi hal yang paling penting ialah komunikasi dan persaudaraan antarsesama.
"Mari berjalan dan tetap berjuang. Kalah-menang hal biasa dalam berkompetisi. Pemilu hanyalah lima tahunan."
"Tapi, persaudaraan kita dan komunikasi antarsesama bangsa juga negara harus tetap terjaga," terangnya.
Kampanye akbar ini dihadiri ribuan pendukung Partai NasDem dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Selain itu, hadir pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla.
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul: Anies Baswedan Kenang NasDem yang Rela Berkorban Saat Mengusungnya di Pilpres 2024 dan di TribunJabar.id dengan judul: Kampanye di Bandung, Ketum NasDem Surya Paloh Singgung Demokrasi dan Alasan Usung Anies Baswedan.
(Tribunnews.com/Deni)(WartaKotalive.com/Yolanda Putri Dewanti)(TribunJabar.id/Muhamad Nandri Prilatama)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.