Jumat, 29 Agustus 2025

Pilkada DKI Jakarta 2024

Tiket dari Gerindra dan PAN, Zulhas Tunggu Keputusan Airlangga Nasib Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Partai Gerindra menjadi yang pertama memberikan surat rekomendasi untuk kader Golkar Ridwan Kamil atau Kang Emil, untuk maju di Pilkada Jakarta.

Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews.com
Logo Partai Gerindra, Ridwan Kamil dan logo Partai Amanat Nasional (PAN). 

"Karena para partai di atas nih masih ngobrol-ngobrol, masih main catur," sambungnya.

Kurator IKN Nusantara ini mengaku bahwa partai politik bakal menentukan pasangan calon kepala daerah yang bakal maju pasa Juli 2024, mendatang.

Baca juga: Ridwan Kamil Bicara Regenerasi Pemimpin, Ilmu Leadership & Entrepreneurship Bagi Generasi Muda

Termasuk, koalisi partai politik pengusung nantinya.

"Sampai nanti, mungkin ya feeling saya bulan Juli, baru clear. Jabar partai mana dengan partai mana. Jakarta, partai mana dengan partai mana. Kira-kira gitu," terangnya.

Kang Emil pun mengungkapkan jika dirinya justu lebih dekat jika kembali dimajukan sebagai Cagub Jawa Barat pada Pilkada 2024.

"Tapi kalau ditanya yang paling dekat ya tentu Jawa Barat. Karena saya kan gubernur sebelum," jelas mantan Wali Kota Bandung ini.

Pengamat ungkap strategi Gerindra kalahkan Golkar di Jabar

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai jika Ridwan Kamil maju di Pilkada Jakarta, Golkar berpotensi kalah di Pilkada Jawa Barat.

Diketahui Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan partainya sudah memberikan surat rekomendasi kepada Ridwan Kamil untuk maju di Pilkada Jakarta.

Baca juga: Dasco Sebut Ridwan Kamil Bakal Diduetkan dengan Kader Gerindra di Pilgub Jakarta 2024

Sementara itu Golkar belum memutuskan Ridwan Kamil bakal maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Barat.

"Rekomendasi tidak selalu hanya diberikan pada satu tokoh, bisa saja rekomendasi pada Ridwan Kamil juga tidak menjamin keterusungan," kata Dedi, Selasa (4/6/2024).

Ia melanjutkan andai terusung, kontestasi di Jakarta akan cukup berat, meskipun berkaca pada Pilpres lalu, bisa saja koalisi Gerindra memenangi pertarungan.

"Hanya saja, bagi Golkar ini pilihan sulit, jika Ridwan diusung di Jakarta, maka Golkar potensial alami kekalahan di Jawa Barat," jelasnya.

Hal dikarenakan mantan Bupati Purwakarta dua periode Dedi Mulyadi berpotensi maju di Pilkada Jawa Barat dari Gerindra.

"Dan bila Dedi Mulyadi diusung untuk Jabar, maka Gerindra yang akan mendapat keuntungan berlipat. Ini tentu menjadi pertimbangan Golkar, apakah mereka mau tertinggal dari Gerindra di kontestasi Pilkada 2024," terangnya.

Membaca situasi, kata Dedi, Ridwan Kamil tetap potensial menang di Jawa Barat, dibandingkan Jakarta

"Hal itu juga akan bagus untuk Golkar," tandasnya. (*)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan