Rabu, 10 Juni 2026

Pelecehan Paskibra

Loreen: PPI DKI Coba Nyuap Saya agar Tutup Mulut

Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda) dituding mencoba menyuap anggota Paskibraka korban dugaan

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda) dituding mencoba menyuap anggota Paskibraka korban dugaan pelecehan seksual. Demikian dikatakan salah satu orangtua korban, Loreen Djunaidi sesaat sebelum memasuki unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, Selasa (31/08/2010).

"Saya lapor tanggal 25 Agustus, waktu itu saya masih sabar liat Disorda dan orangtua lainnya. Tapi saya liat PPI (Purna Paskibraka Indonesia) DKI tidak menyesal malah tukar fakta, balik fakta, bohong, coba nyuap saya dan untuk tutup mulut," ujar Loreen.

Loreen menceritakan Ketua Tim Investigasi Internal (PPI) menjanjikan kepada dirinya bahwa anaknya akan diberikan posisi tinggi dalam Paskibraka.

"Disorda sampai saat ini belum ada kasih sanksi tegas. Oleh Pak Madi (Mohamad Mahdi)  ketua tim investigasi dia bilang bisa kasih saya punya anak posisi yang sangat tinggi sampai dekat dengan presiden," imbuhnya tanpa menjelaskan posisi dekat presiden seperti apa.

Loreen yang mengenakan kaos hitam dengan jeans dan kaca hitam berharap pengurus PPI tegas kepada ketua tim investigasi PPI Mohamad Mahdi dan Yosse Yulianto Kusuma. Menurutnya Yosse telah mendoktirn anak-anak anggota Paskibraka untuk berbohong.

"Muhammad Made dan Yosse malam-malam minta anak-anak tanda  tangan diatas materai, isi suratnta tentang kejadian itu," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved