HUT Ke 484 Jakarta
Pelayanan Kesehatan di Jakarta Terus Meningkat
Dari tahun ke tahun Pemprov DKI berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan di Jakarta dinilai terus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari tahun ke tahun Pemprov DKI berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan di Jakarta dinilai terus membaik dari tahun ke tahun.
Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang mengatakan satu diantara peningkatan pelayanan kesehatan adalah saat ini seluruh puskesmas kelurahan telah mampu memberi layanan klinik gigi dengan tarif yang relatif murah yakni Rp 5.000.
Layanan rawat inap di puskesmas kecamatan yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2010, pada tahun ini akan ada sembilan puskesmas yang menyediakan layanan rawat inap. Sedangkan tahun 2012 diharapkan tersedia 10 Puskesmas rawat inap.
"Kualitas pelayanan puskesmas terus ditingkatkan agar jumlah puskesmas yang mendapatkan sertifikasi ISO bisa mencapai 75 persen pada tahun 2012," ujar Foke, sapaan Fauzi Bowo, Rabu (22/6/2011).
Foke menjelaskan, untuk RSUD, Pemprov DKI menargetkan seluruh RSUD dapat meraih ISO 9001:2008, dan melakukan akreditasi 16 jenis layanan untuk meraih akreditasi pelayanan lengkap.
Pelayanan kesehatan keluarga miskin (gakin) pun terus meningkat setiap tahunnya. Dikatakannya jumlah penerima layanan kesehatan Gakin meningkat dari 2,3 juta warga pada tahun 2009 menjadi 2,5 juta warga pada tahun 2010. Tahun 2011 ini Pemprov DKI menargetkan 2,7 juta warga dapat dilayani melalui program Gakin.
"Hasil survey Litbang Kompas pada bulan Juni 2010 menyimpulkan bahwa tingkat keberhasilan layanan kesehatan di DKI Jakarta mencapai 60-70 persen. Bulan Januari 2011, Pemprov DKI juga memperoleh penghargaan Penanggulangan HIV/AIDS dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat atas keberhasilan menjalankan satu dari delapan tujuan MDGs," imbuhnya.