Selasa, 9 Juni 2026

Penusukan Siswa SMA

Ada Pihak Coba Tebar Benih Adu Domba Kasus Raafi

Selain teror yang dilakukan orang tidak dikenal setelah peristiwa penusukan siswa SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin,

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain teror yang dilakukan orang tidak dikenal setelah peristiwa penusukan siswa SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin, ternyata ada pula pihak yang bertanggung jawab ingin menebarkan benih adu domba antara pihak SMA Pangudi Luhur denga sebuah Organisasi Masyarakat (Ormas)

Ketua advokasi Brawijaya IV yang juga kuasa hukum Raafi, Mahendradatta menuturkan, ancaman bukan hanya lewat teror langsung, tetapi melalui email saksi korban. Dalam email tersebut ada salah satu organisasi massa yang mengancam.

Namun, setelah tim advokasi Braewijaya menelusuri ke berbagai Ormas, email tersebut ternya bukan dikirim dari ormas yang bersangkutan.

"Secara logika, tidak ada Ormas di Indonesia yang bertujuan melakukan tindak pidana dan sudah kami konfirmasikan ke beberapa ormas melalui orang-orangnya. Ternyata tidak ada yang mengirimkan hal-hal itu," kata Mahendra di kantornya Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011).

Dirinya menduga, ada pihak lain yang menunggangi email tersebut, tetapi pihaknya tidak mengetahui siapa orangnya. "Ada pihak yang mungkin mencoba ingin mengadu domba dalam kasus ini," ujarnya

Raafi Aga Winasya Benjamin tewas setelah ditusuk orang tidak dikenal di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2011). Saat itu dirinya sedang menghadiri ulangtahun salah satu teman sekolahnya.

Polisi saat ini sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut, M, FJ. dan H. Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. Ketiganya kini mendekam di rumah tahanan Polres Jakarta Selatan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved