Perkosaan Dalam Angkot
Korban Perkosaan Angkot Niat Syukuran
Walau menjadi korban pemerkosaan dan perampokan di angkot M-26, RS (40) tetap bersyukur dapat selamat dari tragedi yang bisa merenggut
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walau menjadi korban pemerkosaan dan perampokan di angkot M-26, RS (40) tetap bersyukur dapat selamat dari tragedi yang bisa merenggut nyawanya.
Saat ditemui wartawan di kediamannya di Depok, Jawa Barat, Jumat (23/12/2011), ia mengaku berencana untuk menggelar acara syukuran yang dihadiri kerabat dan teman dekat, karena ia masih diselamatkan.
"Saya berencana bikin syukuran," katanya.
Paman korban, Joi (50), mengaku walau pun hancur hatinya mengetahui kejadian yang menimpa sang keponakan, namun masih bersyukur karena RS masih bisa ditemukan dalam keadaan bernyawa.
"Kita bersyukur dia masih hidup, sebelumnya kita sempat panik juga," terangnya.
Akibat perampokan dan pemerkosaan yang menimpanya, organ vital RS mengalami luka hebat, sehingga harus menjalani operasi di RS Bhayangkara Tk 1 RS Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur.
Menurut Joi, kini luka tersebut berangsur pulih, namun kondisi kesehatan RS yang menurutnya belum pulih benar.