Rabu, 10 Juni 2026

Cover Story Tribun Jakarta

Foke-Hendardji Ribut Soal Kumis

Slogan 'Cukur Kumis' yang didengungkan oleh kubu Hendardji-Riza sampai juga ke telinga cagub Fauzi Bowo

Tayang:
Penulis: Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Slogan 'Cukur Kumis' yang didengungkan oleh kubu Hendardji-Riza sampai juga ke telinga cagub Fauzi Bowo. Seperti diketahui, Fauzi Bowo yang biasa disapa Foke ini identik dengan kumis yang menjadi ciri khasnya.
Fauzi Bowo pun menanggapi pernyataan kubu cagub lain yang mengomentari soal kumis. Usai bertemu mantan Gubernur DKI Sutiyoso, Foke mengatakan dirinya berterima kasih ada calon lain yang mengomentari kumisnya.

"Saya terima kasih, kumis saya sudah dipromosikan," ujar Foke, Rabu (30/5/2012) di kantor PKPI, Jakarta.

Mengenai adanya black campaign yang marak ditemukan menjelang pemilukada, Foke menuturkan pihaknya ingin menang secara terhormat dan bermartabat. Sedangkan soal dukungan Bang Yos dan PKPI kepada dirinya untuk mempertahankan kursi DKI 1, Foke mengucapkan banyak terima kasih.

"Saya ucapkan terima kasih dan merasa terhormat mendapat kepercayaan dari PKPI. Saya yakin dukungan ini tak hanya memberikan motivasi bagi para pendukung saya, tetapi juga semakin meyakinkan warga Jakarta kalau kepemimpinan saya cocok untuk Jakarta di masa yang akan datang," ujarnya.

Seperti diberitakan, tim sukses kubu Hendardji-Riza mengusung tema Cukur Kumis dalam mensosialisasikan kandidat yang mereka dukung. Kumis dalam hal ini merupakan akronim dari Kumuh dan Miskin. Tim Hendardji-Riza juga sudah membuat aneka media sosialisasi Cukur Kumis berupa spanduk maupun backdrop.

Dalam debat Calon Gubernur DKI Jakarta di Halte Busway Ragunan, Kamis (17/5/2012), Hendardji yang maju lewat jalur independen mengatakan bahwa dirinya akan fokus membersihkan kumis (kumuh dan miskin).

Hendardji menyebutkan pemeliharaan lingkungan dengan menghilangkan kekumuhan dan kemiskinan di Jakarta akan menjadi salah satu program utama mereka.

"Program saya membersihkan kumis, kumuh dan miskin. Kekumuhan itu kan masih mewarnai (Jakarta) di mana-mana, sampah bertebaran dimana-mana, itu ada di 267 kelurahan," tutur Hendardji kepada wartawan saat ditanya mengenai program bersihkan kumis.

Sementara dalam  acara  Dialog Kenegaraan "Menuju DKI 1: Jakartaku Aman, Jakartaku Nyaman" di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (30/5/2012), Calon Gubernur DKI Jakarta Hendardji Soepandi kembali menyinggung soal Kumis.
Dia berharap Jakarta berubah menjadi kota Bangga. Kata itu merupakan singkatan (Berubah, aman, nyaman, gigih, gereget dan amanah). "Tidak ada lagi kumis (kumuh dan miskin)," kata Hendardji.

Menurut Hendardji saat ini memiliki masalah kesenjangan sosial dengan ancaman potensial yang tinggi. "Itu dapat mengakibatkan ancaman faktual," kata Hendardji yang berpasangan dengan Ahmad Riza Patria.

Ia pun menjajikan rasa aman dan nyaman di Jakarta melalui program cyber city. Program tersebut dilakukan dengan memasang cctv di segala tempat. Kemudian menempatkan aparat di kerumunan massa.

Penerangan jalan juga akan diwujudkan di tempat-tempat gelap. "Karena itu potensi ancaman keamanan," tuturnya.

"Kumis (kumuh dan miskin) juga harus dibersihkan. Tidak ada lagi kekumuhan," tambahnya.

 
Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved