Rabu, 10 Juni 2026

Pemilihan Gubernur DKI

Ada Surat Suara Rusak Tidak Ditandai

Potensi pelanggaran, kecurangan, atau ketidakprofesionalan pemungutan suara saat Pemilukada DKI Jakarta 2012, ternyata masih berlangsung.

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Potensi pelanggaran, kecurangan, atau ketidakprofesionalan pemungutan suara saat Pemilukada DKI Jakarta 2012, ternyata masih berlangsung.

Menurut Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jakarta Wahyu Dinata, salah satu potensi kecurangan yang terjadi pada pemilukada adalah saat perhitungan suara.  

"Dari 306 ceklis relawan yang kami turunkan di sekitar 300 TPS, terdapat indikasi kecurangan melalui cara duplikasi perhitungan," ujar Wahyu di Gedung Panwaslu, Jakarta, Jumat (13/7/2012).

Berdasarkan keterangan saksi, lanjutnya, ada kertas suara yang sudah dihitung, dan sengaja diletakkan berdekatan dengan kertas suara yang belum dihitung.

"Selain itu, surat suara yang rusak atau tidak terpakai juga tidak ditandai," imbuhnya.

KIPP menurunkan 300 relawan yang terbagi atas tim tetap dan tim mobile. Tim tetap adalah mereka yang mulai mengawasi jalannya Pemilukada sejak pukul 06.30, sampai perhitungan suara selesai dilakukan.

Sedangkan tim mobile tidak sepenuhnya mengawasi jalannya pemilukada di satu tempat. Hingga saat ini, rekapitulasi suara pemilukada masih berlangsung dan diperkirakan masih akan berjalan sampai enam atau tujuh hari ke depan. (*)

BACA JUGA

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved