Breaking News:

Pemilihan Gubernur DKI

Jokowi: Jangan Mainkan SARA, Warga Jakarta Sangat Rasional

Joko Widodo mengatakan black campaign yang memenyinggung masalah suku, etnis, ras dan agama (SARA) tidak mendidik

zoom-inlihat foto Jokowi: Jangan Mainkan SARA, Warga Jakarta Sangat Rasional
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Walikota Solo dan Calon Gubenur DKI Jakarta Haji Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi mengikuti Dzikir bersama Habib Lutfi di Mejlis Dzikir Asmaul Husna pimpinan Haji Hamdani Arsyad, Rabu (4/7/2012) lalu di Masjid Jamie Al Ikhsan, Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan

TRIBUNNEWS.COM,SOLO-- Terkait kampanye hitam yang sering menyerang dirinya, Joko Widodo mengajak lawan politiknya untuk bermain secara fair dan mendidik.

Wali Kota Solo tersebut pun meminta agar sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak dimainkan dalam Pilkada putaran kedua nanti.

"Masalah black campaign itu sudah ada sejak saya masuk ke Jakarta, tapi sekali lagi, masyarakat Jakarta sangat rasional," kata Jokowi, Senin (16/7/2012). Jokowi mengakui bahwa black campaign sudah ada sejak dirinya masuk ke Jakarta sebagai calon gubernur.

Joko Widodo mengatakan bahwa black campaign yang memenyinggung masalah suku, etnis, ras dan agama (SARA) sangatlah tidak mendidik. "Kita tidak inginlah masyarakat Jakarta diperdaya dengan sentimen-sentimen agama, kesukuan dan etnis, dan hal tersebut sangatlah tidak mendidik," katanya.

Jokowi berharap di pilkada ini semuanya berlangsung sehat dan fair serta tidak melakukan kecurangan. "Kita ingin di Pilkada ini berlangsung dengan jujur, beretika, jujur dan santun," kata Joko Widodo kepada Kompas.com.

Dengan hal tersebut, Pilkada akan menjadi sarana percontohan pendidikan politik yang sehat dan demokratis bagi masyarakat.

Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved