Pembangunan Jalan Layang Transjakarta Butuh Rp 1,1 Triliun
Pemprov DKI mulai mengkaji kemungkinan menggunakan tiang-tiang monorel untuk dijadikan jalan layang khusus bus Transjakarta. Pembangunan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI mulai mengkaji kemungkinan menggunakan tiang-tiang monorel untuk dijadikan jalan layang khusus bus Transjakarta. Pembangunan jalan layang tersebut diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp 1,1 triliun.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, M Akbar, menjelaskan pembangunan jalan layang bus Transjakarta diatas tiang monorel lebih murah ketimbang melanjutkan membangun monorel.
"Pembangunan jalan layang bus Transjakarta di seluruh jalur monorel diperkirakan butuh anggaran sebesar Rp 1,1 triliun. Membangun diatas tiang monorel lebih mudah dan murah, karena tinggal membuat bentangannya saja," ujar Akbar, Rabu (18/7/2012).
Menurutnya jalan layang bus Transjakarta tersebut dapat membantu mengurai kemacetan di Jakarta. Jalur yang dilalui jalan layang tersebut, lanjutnya, menghubungkan kawasan pusat perbelanjaan seperti Pasar Festival, SCBD, dan mal-mal lainnya.
"Tiang monorel juga sudah di desain dengan memperhatikan ketinggian MRT, jalan layang, dan jembatan yang akan dilalui. Rencananya biaya per penumpang akan dikenakan sekitar Rp 6.000, itu pun sudah dapat untung. Rencananya proses pembangunan bisa selesai sekitar satu tahun," tandasnya.
Klik Juga: