Karyawati Diperkosa di Angkot
Gagalkan Pemerkosaan di Angkot, Serda Nicolas: Ini Kewajiban
Sersan Dua (Serda) Nicolas Sandi Harewan (24), anggota Kopassus, yang berhasil menggagalkan pemerkosaan dalam angkot C10 jurusan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sersan Dua (Serda) Nicolas Sandi Harewan (24), anggota Kopassus, yang berhasil menggagalkan pemerkosaan dalam angkot C10 jurusan Cileduk-Senen dan membekuk pelakunya, mengaku apa yang dilakukan sudah menjadi kewajibannya.
"Sebagai anggota, perasaan saya biasa-biasa saja, ini merupakan kewajiban. Siapa saja itu pahlawan, bukan karena saya anggota Kopassus," ujar Nicolas saat ditemui Tribunnews.com di markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2012).
Pemuda yang bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 2009 ini menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang melintas bersama tunangannya, untuk mencari tiket pesawat di biro perjalanan.
"Saya sudah cuti sebenarnya. Waktu itu saya lagi mau nyari tiket pulang ke Papua. Nyari tiket itu saya keluar jam 07.30 malam dari Cijantung. Tunangan saya kan punya kenalan biro, dari Kalisari ke arah Cawang Otista," jelasnya.
Atas keberaniannya, Nicolas pun akan mendapatkan sebuah penghargaan yang akan diberikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Diberitakan sebelumnya, IS (31) karyawati warga Jalan Baladewa Kiri, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012) pukul 23.15 WIB di dalam angkot C-01 sekitar Lapangan Banteng Sawah Besar, Jakpus menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan dan atau kejahatan terhadap kesopanan.
Kejadian berawal saat korban pulang dari tempat kerjanya naik angkot jenis mikrolet C-01 jurusan Ciledug - Senen Nomor Polisi B 1106 VTX (plat kuning) yang dikendarai oleh terlapor AA bersama 4 orang terlapor lainnya yang sudah ada didalamnya.
Saat pelapor di dalam mobil, tiba-tiba lampu dalam angkot dimatikan dan para terlapor langsung menyergap, mencekik leher dan juga ada yang meremas payudara sambil mencoba merebut tas korban.
Saksi yang mendengar teriakan pelapor langsung mengejar mobil angkot tersebut dan tidak lama kemudian korban didorong keluar angkot oleh para terlapor di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakpus depan MA.
Akibat kejadian tersebut, korban sudah menjalani visum dan mengalami luka memar di leher bekas cekikan pelaku serta mengalami kerugian inmateriil.
KLIK JUGA: