Pria Tanpa Identitas Sekarat di Kompleks RS Persahabatan
Seorang pria tanpa identitas ditemukan sekarat di kompleks Dokter RS Persahabatan, RT 016 RW 13, Pisangan, Pulogadung
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pria tanpa identitas ditemukan sekarat di kompleks Dokter RS Persahabatan, RT 016/RW 13, Pisangan, Pulogadung, Jakarta Timur, sekitar pukul 05.30 WIB, Jumat (14/9/2012).
Pria berkumis yang tergeletak di sebidang tanah kosong dengan luka di bagian kepalanya, di samping tubuh korban pun ditemukan tisu penuh sperma.
Naas selang tiga jam kemudian, pria tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di kamar Intalasi Gawat Darurat (IGD) RS Persahabatan, Jakarta Timur.
"Waktu ditemukan, dia (korban) masih hidup, makanya langsung dilaporkan polisi untuk dibawa ke Rumah Sakit," kata Ahmad (39), seorang warga kepada wartawan di lokasi.
Ahmad menjelaskan, dirinya tak tahu persis soal siapa yang pertama kali menemukan pria malang tersebut.
"Katanya ada satpam yang menemukan pertama kali, hanya saya nggak tahu siapa," lanjutnya.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri mengaku tidak ditemukan satupun identitas di tubuh pria yang diperkirakan berusia 50 tahunan tersebut. Namun uang sebesar Rp 750 ribu dari dalam saku bajunya ditemukan utuh.
"Saat ditemukan, korban memiliki ciri-ciri menggunakan baju batik berwarna cokelat dan celana berwarna gelap serta memakai sepatu pantofel berkumis tebal, rambut memutih, ada tato naga di lengan kiri, gelang besi di kanan, tingginya sekitar 165 centimeter, perawakan seperti keturunan Arab, hidungnya mancung," jelas Dian.
Dian menduga bahwa, pria tersebut korban penganiayaan. Hal itu terlihat dari luka benturan benda tumpul di bagian kepala belakang korban hingga menyebabkan pendarahan hebat.
"Tapi itu masih perlu penyelidikan lagi, bisa saja dia malah pelaku atau korban, masih didalami," katanya.
Kini jenazah korban dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Kasat Reskrim Polres Jaktim pun berharap bila ada salah satu keluarga yang kehilangan pria dengan ciri-ciri di atas dapat langsung mendatangi Polsek Pulogadung untuk mengeceknya.
Sementara itu, Kapolsek Pulogadung Kompol Rohmad Hari Purnomo yang dihubungi wartawan tidak mau mengangkat telepon selularnya.
BACA JUGA: